Universitas Hasanuddin (Unhas) benar-benar serius menyambut pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Mereka tak main-main, pengawasan bakal diperkuat habis-habisan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai celah kecurangan yang mungkin muncul.
Semua itu diungkapkan dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Senat Fakultas Kedokteran Gigi, Kampus Tamalanrea, Selasa lalu. Menurut pihak universitas, ada beberapa lapisan pengaman yang akan diterapkan, mulai dari teknologi canggih hingga dukungan langsung aparat keamanan.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menekankan betapa pentingnya momen ini. UTBK bukan sekadar ujian biasa, tapi gerbang untuk menjaring calon pemimpin bangsa di masa depan.
"Di sinilah calon pemimpin bangsa disaring. Kami ingin memastikan seluruh peserta mengikuti ujian dengan baik, nyaman, dan terlindungi dari berbagai potensi gangguan maupun kecurangan," ujarnya.
Ia menambahkan, modus kecurangan sekarang makin variatif. Makanya, Unhas merasa perlu melibatkan unsur keamanan di lapangan. Intinya, mereka ingin menjaga keadilan dan fairness untuk semua peserta yang datang.
Nah, soal teknisnya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. drg. Muhammad Ruslin, punya penjelasan detail. Mereka akan memaksimalkan perangkat jammer untuk memblokir komunikasi ilegal. Selain itu, pengawasan lewat CCTV di setiap ruang ujian juga akan dipantau ketat.
"Seluruh persiapan kami lakukan agar pelaksanaan UTBK berjalan tertib, maksimal, dan berintegritas," jelas Ruslin.
Persiapan lain juga tak kalah penting. Mulai dari alat tulis untuk peserta dan panitia, sampai buku pedoman khusus untuk pengawas, semuanya sudah disiapkan. Mereka ingin tidak ada kendala teknis yang mengganggu konsentrasi peserta.
Untuk jadwalnya, UTBK SNBT nasional berlangsung 21–30 April 2026. Tapi di Unhas, ujian digelar lebih cepat, yaitu dari 21 sampai 28 April. Total ada 16 sesi yang harus dijalani.
Unhas menyiapkan 15 lokasi ujian yang tersebar di dua kampus. Di Tamalanrea ada 12 lokasi dengan 35 ruang, sementara di Kampus Gowa tersedia 3 lokasi dan 8 ruang ujian. Jumlah pesertanya sendiri cukup besar, mencapai hampir 19 ribu orang.
Dengan segala persiapan ini, Unhas berharap UTBK tahun depan bisa berjalan lancar. Yang paling penting, setiap peserta punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, tanpa rasa khawatir akan kecurangan.
Artikel Terkait
Indra/Joaquin Runner-Up Indonesia Open 2026, Tembus 10 Besar Dunia
Siswi SMA Hilang Terseret Ombak di Tebing Pantai Apparalang Bulukumba
ICW Desak KPK Periksa Menteri Agus Andrianto dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA
POPSI Kritik PP Nomor 24 Tahun 2026, Nilai Aturan Ekspor Sawit Berpotensi Tak Transparan dan Rugikan Petani