Emak-Emak Pengemudi Mobil Vs Pemotor, Cekcok Viral di Mojokerto Berujung Hukum
MOJOKERTO – Awalnya cuma cekcok biasa di jalan. Tapi gara-gara videonya menyebar luas di media sosial, kasus antara dua emak-emak di Mojokerto ini akhirnya berlanjut ke meja hijau. Polisi sudah mengamankan pelaku berinisial IM (28). Perempuan itu sempat kabur dan bersembunyi di daerah Pandaan, Pasuruan, sebelum akhirnya ditemukan.
Semuanya berawal dari sebuah insiden lalu lintas di Jalan Empunala. IM yang sedang menyetir mobil merasa jalannya dipotong secara mendadak oleh seorang pengendara motor. Emosi pun langsung meledak. Video yang beredar itu memperlihatkan arogansi IM, lengkap dengan makian dan bahkan aksi menoyor anak kecil yang dibonceng si pemotor.
Melihat viralnya kejadian itu, polisi tak tinggal diam. Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, IPTU Jinarwan, menyebut pihaknya langsung bertindak cepat setelah mendapat laporan dari korban.
“Jadi awalnya terjadi percekcokan antara dua perempuan yang viral di media sosial. Kami menanggapi dan langsung memprosesnya,” ujar Jinarwan, Senin (20/4/2026).
Kedua pihak sempat dipanggil. Namun, si pengemudi mobil ogah-ogahan datang. Alhasil, polisi turun tangan dan mengamankannya di Pasuruan.
“Ibu yang memakai roda dua lalu membuat laporan polisi. Ibu yang memakai roda empat sudah dipanggil namun tidak hadir lalu kami amankan di wilayah Pasuruan,” jelasnya.
Rupanya, IM ketakutan setengah mati melihat aksinya jadi bahan perbincangan publik. Dia memilih mengungsi ke rumah kerabatnya di Pasuruan sekadar untuk menenangkan diri.
“Ibu ini ketakutan karena videonya viral dia kemudian ke tempat kerabat untuk menenangkan diri,” kata Jinarwan.
Warga Pulorejo, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto itu akhirnya diamankan di sebuah rumah di Pandaan. Saat itu, dia bersama anaknya dan mobil yang menjadi ‘aktor’ dalam video viral tersebut.
Setelah dibawa ke Polres Mojokerto Kota, IM langsung menjalani pemeriksaan intensif. Di hadapan penyidik, dia mengaku lepas kendali. “Saya khilaf, saya spontan tersulut emosi,” ucap IM.
Dia berusaha membela diri. Menurutnya, tindakan itu dilakukan karena khawatir dengan kondisi anaknya yang ada di dalam mobil saat itu.
“Posisi saya sama anak di dalam mobil, jadi saya juga mengkhawatirkan anak saya di mobil takut kenapa-kenapa,” tambahnya.
IM juga bercerita detik-detik awal kejadian. “Ibu ini memotong jalan dari kiri ke kanan, untung saya langsung rem mendadak,” katanya.
Di kantor polisi, pelaku sempat meminta maaf secara langsung kepada korban, LI (33). Meski permintaan maaf sudah dilakukan, proses hukum tetap berjalan. Polisi masih mendalami kasus ini untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Artikel Terkait
BMKG: Sulsel Berawan, Siang Berpotensi Hujan Ringan pada 23 April
Peneliti Soroti Penurunan Skor Demokrasi Indonesia di Awal Pemerintahan Prabowo
ART di Maros Diamankan Usai Curi Cincin Emas dan Uang Majikan
Banjir Bandang di Kendal, Truk Pengangkut Batu Terseret Arus Kali Bodri