Putin Undang Presiden Prabowo Hadir Dua Acara Besar di Rusia

- Selasa, 14 April 2026 | 18:50 WIB
Putin Undang Presiden Prabowo Hadir Dua Acara Besar di Rusia

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Vladimir Putin di Kremlin, Senin lalu, ternyata menghasilkan lebih dari sekadar pembicaraan bilateral. Dari Moskow, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan kabar menarik: Prabowo mendapat undangan khusus langsung dari Putin.

Undangan itu untuk dua acara besar di Rusia. Yang pertama, sebuah acara penting di kota Kazan yang dijadwalkan berlangsung Mei 2026. Tak hanya itu, Putin juga mengajak Prabowo menghadiri pameran industri berskala besar pada Juli mendatang.

Menurut penuturan Menlu Sugiono, undangan ini disampaikan secara langsung dalam pertemuan empat mata kedua pemimpin.

"Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan yang akan diselenggarakan pada bulan Mei dan juga pameran industri besar yang akan dilaksanakan pada bulan Juli yang akan datang,"

Jelas Sugiono dalam keterangannya via YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/4/2026).

Di sisi lain, undangan ini bukan sekadar formalitas belaka. Sugiono menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya konkret kedua negara untuk mengeratkan hubungan. Fokusnya, tentu saja, pada sektor-sektor strategis yang sudah dijajaki sebelumnya.

"Dalam rangka bagian dari memperkuat hubungan kedua negara yang diharapkan bisa menjadi semakin intensif," paparnya. Harapannya, tentu saja, kerja sama ini membawa manfaat bagi Indonesia dan Rusia.

Secara politik, ada poin-poin kesepakatan yang juga dibahas. Kedua negara sepakat untuk terus mendukung struktur multilateral dan berupaya menciptakan perdamaian. Itu komitmen dasar mereka.

Namun begitu, yang tak kalah penting adalah soal keamanan regional.

"Kemudian juga yang pasti kaitannya dengan keamanan dan kestabilan kawasan di mana semuanya harus bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik khususnya antara Indonesia dan Rusia,"

tandas Sugiono menutup penjelasannya. Pertemuan di Kremlin ini, rupanya, membuka babak baru dengan agenda-agenda yang cukup padat di masa depan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar