Ada perubahan kebijakan untuk program Makan Bergizi Gratis. Mulai sekarang, siswa hanya akan dapat jatah makan ini di hari sekolah saja. Jadi, kalau libur, penyalurannya berhenti.
Keputusan ini muncul setelah rapat terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Menurut mereka, skema lama yang berjalan enam hari penuh termasuk libur, dinilai kurang efektif.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan alasan di balik perubahan ini.
“Kita mau perbaiki efektivitasnya. Dulu kan enam hari, libur juga dikasih. Ternyata kurang tepat. Makanya kita putuskan, MBG cuma di hari sekolah,” ujar Zulhas, begitu dia biasa disapa.
Dia memberi contoh konkret.
“Misal libur Lebaran, ya jelas nggak efektif kalau tetep disalurkan. Jadi memang libur nggak ada lagi, fokusnya cuma hari aktif sekolah.”
Namun begitu, kabar baiknya tidak semua kelompok terdampak. Pemerintah memastikan kelompok yang paling rentan tetap mendapat perhatian penuh.
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Arisan Bodong di Trenggalek Usai Kabur ke Timor Leste
Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis terhadap Islam di Laga Uji Coba Spanyol
Ketua Tim Jokowi-Gibran Sebut Ada Aliran Dana Rp50 Miliar untuk Gerakkan Isu Ijazah