Menteri Pendidikan Ajak Umat Hindari Debat Kusir, Utamakan Fastabiqul Khairat

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:00 WIB
Menteri Pendidikan Ajak Umat Hindari Debat Kusir, Utamakan Fastabiqul Khairat

Lebih Dari Sekadar Acara Keagamaan

Acara ini rupanya juga jadi ajang konsolidasi yang cukup strategis. Beberapa tokoh penting hadir, sebut saja Andi Sudirman Sulaiman, Ashabul Kahfi, dan Andi Ina Kartika Sari. Kehadiran mereka seperti penegasan: peran Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, tetap sangat relevan untuk pembangunan.

Di penghujung tausiyah, Mu’ti kembali menekankan satu hal yang mungkin agak terpinggirkan di era digital ini: pentingnya ketemu langsung.

"Teknologi memang memudahkan," ujarnya.

Tapi pertemuan fisik, sambungnya, punya nilai lebih yang tak tergantikan. Untuk membangun kedekatan, untuk kesehatan mental, juga untuk pertukaran ilmu yang terasa lebih hangat dan manusiawi.

Pesan itu menghentak, sekaligus mengingatkan. Di tenging keriuhan dunia maya, sentuhan dan tatap muka langsung ternyata masih punya magisnya sendiri.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar