KKSS Tak Hanya Bicara, Tapi Bertindak
Sebagai bukti komitmen, KKSS kini tak main-main. Mereka membentuk dua satuan tugas strategis: satu di bidang pendidikan, satu lagi di ekonomi. Langkah konkret ini menunjukkan niat mereka untuk tak cuma berperan di tingkat nasional, tapi juga menyentuh skala global.
Ekosistem dan Semangat Muda
Lalu, bagaimana dengan generasi penerus? Syakir menegaskan peran vital generasi muda Bugis Makassar. Tradisi kesaudagaran yang sudah ada harus dilanjutkan, tapi dengan daya saing yang lebih tinggi.
Potensinya besar, ia akui. Masyarakat Sulawesi Selatan punya bakat alamiah di bidang ini. Hanya saja, semua itu perlu didukung ekosistem yang benar-benar kondusif.
“Forum seperti PSBM menjadi ruang penting dalam membangun jejaring dan memperkuat ekosistem ekonomi,” jelasnya.
Lebih Dari Sekadar Acara Seremonial
Nah, soal PSBM 2026 sendiri, agenda ini dirancang agar tidak sekadar seremonial. Aksi nyata yang diusung antara lain pertemuan bisnis langsung, penguatan kemitraan strategis, dan yang tak kalah penting: kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar.
“Tidak hanya kualitas vertikal yang dibangun, tetapi juga kualitas horizontal melalui kepedulian sosial,” tambahnya.
Persatuan adalah Fondasi Terakhir
Di akhir pembicaraan, pesannya sederhana namun mendasar. Semua upaya ini mustahil tercapai tanpa persatuan dan konsolidasi yang solid. Itulah fondasi utama membangun kekuatan ekonomi bangsa.
Harapannya jelas: seluruh ikhtiar ini bisa mengantarkan Indonesia menuju cita-cita besarnya sebagai negara maju dan tangguh di 2045. Jalan masih panjang, tapi langkah awal harus segera diayunkan.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan Susunan Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman Jadi Pelatih Kepala
Pantai Kuri Caddi di Maros: Pesona Tersembunyi yang Masih Asri dan Sunyi
BPP KKSS Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dalam Rangka PSBM ke-XXVI
Penumpang Meninggal Dunia di Kapal Feri Kolaka-Bajoe