Namun begitu, pihak DPP KNPI langsung bereaksi. Bantahan keras datang dari salah satu pengurusnya, Mahmud. Ia menegaskan bahwa semua tuduhan itu tidak benar sama sekali dan berpotensi besar merusak nama baik organisasi yang sudah dibangun puluhan tahun.
"Kami menolak keras tuduhan tersebut. Ini bisa merusak reputasi organisasi dan menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu," tegas Mahmud.
Ia menilai isu ini serius tapi tak berdasar. Mahmud pun meminta semua pihak untuk berhati-hati, jangan sampai menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Hingga saat ini, polemik ini masih terus bergulir. Perbincangan hangat, baik di internal KNPI maupun di kalangan publik Sulawesi Selatan, belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Banyak yang berharap ada klarifikasi terbuka. Tujuannya jelas: menjaga transparansi dan, yang paling penting, kepercayaan terhadap organisasi kepemudaan ini. Tanpa itu, semuanya jadi pertanyaan.
Artikel Terkait
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga
Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Pendatang Pascalebaran