Melihat situasi ini, polisi tak henti-hentinya mengingatkan. Melalui pengeras suara di pos mereka, imbauan terus disampaikan pada para pemudik, terutama yang naik motor.
“Untuk pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, tidak perlu ngebut. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Ingat, nenek moyang kita pelaut, bukan pembalap," ujar seorang petugas.
Pesan itu terdengar sederhana, tapi maknanya dalam. Di tengah euforia mudik dan keinginan cepat sampai, keselamatan sering terlupakan. Padahal, jalanan dalam kondisi tidak biasa. Sangat padat.
Selain soal kecepatan, polisi juga mengimbau hal lain. Jaga jarak aman, fokuslah penuh saat menyetir, dan jangan ragu untuk beristirahat jika lelah mulai menyerang. Perjalanan masih panjang. Lebih baik lambat sedikit tapi selamat, daripada terburu-buru dan malah berakhir di pos kesehatan.
Artikel Terkait
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali