Sebuah temuan besar mengguncang pesisir Selayar. Tak tanggung-tanggung, 25 kilogram kokain berhasil diamankan aparat di kabupaten kepulauan itu. Jumlah sebesar itu langsung memantik kecurigaan: ada jaringan besar di baliknya, yang memanfaatkan jalur laut Indonesia sebagai transit.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, mengakui pihaknya masih menyelidiki asal-usul barang haram tersebut. Dugaan sementara, kokain ini terlibat dalam jaringan internasional yang melintasi perairan kita.
"Apakah bagian dari jaringan internasional yang melintas di jalur laut kita masih selidiki," ujar Kapolda, Senin lalu.
Penyelidikan kini digarap serius oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, dibantu Laboratorium Forensik Polri. Mereka berusaha melacak sumber dan rute persisnya bagaimana narkotika kelas berat ini bisa sampai terdampar di pesisir Selayar.
Memang, awal ceritanya adalah temuan warga di wilayah pantai. Kokain dalam jumlah masif itu kemudian diamankan dan dibawa ke Polda Sulsel untuk ditelusuri lebih jauh. Ini bukan barang kecil, dan polisi sadar betul implikasinya.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Pemotongan Gaji Pejabat hingga Anggota DPR
Pemerintah Imbau Open House Lebaran Dilaksanakan Secara Sederhana
Remaja Tewas, Dua Luka Berat dalam Tabrakan Motor di Pandeglang
Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Soal Desain Matang Jika WFH Dilanjutkan