Makassar kembali ramai dengan gelaran pasar murah. Kali ini, kegiatan yang digelar selama tiga hari, dari Rabu hingga Jumat (11-13 Maret 2026), menjadi upaya konkret menstabilkan harga pangan jelang Lebaran Idul Fitri.
Lokasi utamanya ada di halaman Kantor TVRI Sulsel, Jalan Padjonga Daeng Ngalle. Pasar di sana berlangsung penuh tiga hari. Namun begitu, di hari pertama Rabu, warga juga bisa membeli kebutuhan pokok di halaman Kantor Kelurahan Minasa Upa, Rappocini.
Keesokan harinya, Kamis (12/3), giliran dua titik lain yang dibuka. Masyarakat di sekitar Jalan Tupai, Kelurahan Labuang Baji, Mamajang, dan Jalan Kandea, Kelurahan Bontoala Tua, bisa langsung membeli kebutuhan mereka di lokasi tersebut.
Di tengah keriuhan pembeli di Jalan Padjonga Daeng Ngalle, Rabu lalu, Hermawan dari Badan Pangan Nasional memberikan penjelasan.
Harga Bahan Pokok di Bawah Pasar
Memang, sejumlah harga terpampang jelas dan terasa lebih ringan di kantong. Beras SPHP 5 kilogram dijual Rp 58.000. Minyakita kemasan bantal dibanderol Rp 15.000 per liter. Sementara untuk beras premium, harganya Rp 74.000 per 5 kilogram.
Telur ayam? Berkisar antara Rp 56.000 sampai Rp 60.000 per rak. Ada juga tepung terigu Gatotkaca seharga Rp 9.500 per kilogram dan gula Maniskita Rp 17.500 per kilogram. Untuk sayur dan bumbu, cabai rawit dibanderol Rp 5.000 per bungkus. Cabai besar Rp 15.000 per kilogram. Bawang putih dan merah masing-masing dijual Rp 35.000 per kilogram, dengan bawang merah kadang mencapai Rp 40.000.
Artikel Terkait
Rebung, Superfood Lokal Kaya Serat dan Antioksidan untuk Kesehatan Jantung
Media Iran Sebut Netanyahu Tewas atau Luka, Israel Bungkam
Idul Fitri 2026 Berpotensi Dua Tanggal, Libur Nasional Sudah Ditetapkan
Mahfud MD Bantah Pernyataan Palsu Soal Kasus Yaqut yang Disebar Media