Keunggulan jumlah pemain akhirnya terkonversi jadi gol. Privat Mbarga, pada menit ke-76, berhasil menyodok bola masuk ke gawang Arema setelah terjadi keributan di depan kotak penalti. Skor menjadi 1-1. Stadion kembali hidup!
Momentum sepenuhnya di tangan Bhayangkara. Dan di menit-menit penentuan, tepatnya menit ke-88, hadiah penalti mereka dapatkan. Moussa Sidibe yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gol! 2-1 untuk Bhayangkara.
Skor itu bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Tiga poin penting berhasil direbut dengan cara yang sangat melelahkan, sekaligus memuaskan. Sebuah pelajaran tentang betapa brutalnya sepak bola: unggul lebih dulu bukan jaminan apa-apa.
Berikut susunan pemain yang turun dalam laga sengit itu:
Bhayangkara FC (4-4-2): Aqil Savik (GK), Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa, Privat Mbarga, Moises, Wahyu Subo Seto, Moussa Sidibe, Ryo Matsumura, Cedric Henry.
Pelatih: Paul Munster.
Arema FC (4-2-1-3): Gianluca Pandeynuwu (GK), Rio Fahmi, Hansamu Yama, Matheus Blade, Iksan Lestaluhu, Betinho, Pablo Oliveira, Gustavo Franca, Gabriel Silva, Joel Vinicius, Dalberto.
Pelatih: Marquinhos Santos.
Artikel Terkait
Galatasaray Kalahkan Liverpool 1-0 Berkat Gol Cepat Lemina
Dua Remaja Korban Ledakan Petasan di Nganjuk Tak Tercover BPJS, Biaya Perawatan Mengganjal
Jonathan Miliano Alami Cedera ACL Kedua, Absen dari FIFA Matchday Series
Atalanta Siap Hadapi Bayern Munchen di Malam Ajaib Liga Champions