OSO Ungkap Kedekatan dengan Mahfud MD Berawal dari Persahabatan Lama dan Kesamaan Visi

- Senin, 23 Februari 2026 | 16:00 WIB
OSO Ungkap Kedekatan dengan Mahfud MD Berawal dari Persahabatan Lama dan Kesamaan Visi

Jalinan persahabatan keduanya berawal dari masa awal Mahfud MD menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid. Saat itu, Mahfud meminta bantuan OSO untuk dipertemukan dengan seseorang yang dekat dengan Gus Dur.

Dari interaksi pertama itu, OSO langsung menangkap kelebihan Mahfud dalam berkomunikasi dan kedalaman analisisnya terhadap kondisi negara. “Sudah itu terus saya kan agak gamang ke militer, sudah itu kita sering bertemu, saya sering datangi beliau, beliau tidak pernah datang ke saya, ini dipanggil lagi. Ya itu faktanya, kita kan bicara faktanya, tidak boleh bicara yang belok-belok,” kenang OSO tentang dinamika pertemuan mereka.

Mahfud MD sendiri membenarkan bahwa persahabatan mereka tumbuh bukan karena kesamaan profesi, melainkan karena kesamaan semangat dan perjuangan. Ia bahkan menyoroti latar belakang perjuangan OSO di masa muda, serta jaringan pertemanannya dengan sejumlah tokoh nasional.

“Itu tokoh-tokoh, waktu Pak Hendro ke sini kan dia cerita, teman saya tuh nakal-nakal, Oesman Sapta Odang, Guntur Soekarnoputra, nakal-nakal itu,” ungkap Mahfud dengan nada bersahabat.

Semangat Bersama untuk Keselamatan Bangsa

Meski kemudian karir keduanya berjalan di lintasan yang beragam, semangat kebersamaan itu tetap terjaga, bahkan terbawa hingga ke gelanggang politik praktis seperti dalam kontestasi Pilpres 2024. Inti dari hubungan ini, seperti ditegaskan Mahfud, adalah komitmen yang sama terhadap keutuhan dan keselamatan Republik Indonesia.

“Pokoknya Indonesia ini harus selamat, Indonesia dengan ideologi Pancasila harus selamat, harus tetap bersatu, mandiri, dan besar karena memang modal untuk besar itu ada. Itu yang sering kami diskusikan dalam banyak kesempatan dengan Pak Oso,” pungkas Mahfud MD, menutup pembicaraan tentang fondasi persahabatan mereka yang dibangun di atas landasan cinta tanah air.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar