MURIANETWORK.COM - AC Milan harus menelan kekalahan mengejutkan di kandang sendiri, San Siro, dengan skor 0-1 dari Parma dalam lanjutan Serie A. Gol tunggal Troilo pada menit ke-80 memastikan tiga poin penting dibawa pulang tim tamu, dalam pertandingan yang menegaskan betapa ketatnya persaingan di liga Italia musim ini.
Dominasi yang Tak Berbuah di Babak Pertama
Suasana San Siro langsung diwarnai tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Milan, yang berstatus tuan rumah, langsung mengambil inisiatif menekan. Namun, barisan pertahanan Parma tampil sangat rapat dan terorganisir, membentuk benteng yang sulit ditembus. Meski menciptakan beberapa peluang, ketajaman akhir para pemain Rossoneri belum tampak. Babak pertama pun ditutup dengan kedudukan yang masih kosong.
Intensitas Meningkat dan Momentum Berpindah
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan kian memanas. Wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk meredam duel sengit, terutama di area tengah lapangan. Milan terus mendominasi penguasaan bola, tetapi justru Parma yang menunjukkan efisiensi yang lebih baik. Momentum perlahan bergeser, dan kejutan akhirnya datang sepuluh menit sebelum laga usai.
Memanfaatkan serangan balik yang cepat, Troilo berhasil melepaskan tembakan terukur dari dalam kotak penalti. Kiper Milan hanya bisa memandang bola melesak ke jala gawangnya. "Itu adalah momen sempurna. Kami tahu harus sabar dan memanfaatkan peluang yang ada," ungkap Troilo usai laga.
Tekanan Akhir dan Tiga Poin Berharga
Gol tersebut memaksa Milan untuk menggenjot serangan. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menyuntikkan energi baru di lini depan. Tekanan yang diberikan pun meningkat, namun barisan belakang Parma tetap teguh dan kompak menjaga keunggulan tipis mereka. Peluit panjang akhirnya berbunyi, mengukuhkan kemenangan berharga bagi Parma dan menorehkan kekecewaan bagi pendukung Milan.
Kekalahan di kandang sendiri ini tentu menjadi pukulan bagi ambisi Milan di papan atas klasemen. Di sisi lain, kemenangan tandang ini merupakan hasil yang sangat signifikan bagi Parma, yang menunjukkan perkembangan dan daya saing mereka. Statistik penguasaan bola mungkin berpihak pada tuan rumah, namun laga ini sekali lagi membuktikan bahwa efektivitas di depan gawang seringkali menjadi penentu yang lebih krusial.
Artikel Terkait
Anggota Polri Meninggal dengan Luka Mencurigakan, Propam Polda Sulsel Lakukan Visum dan Pemeriksaan
Aktivis HAM Soroti Ironi Anggaran Negara Usai Tragedi Anak Meninggal karena Tak Mampu Beli Alat Tulis
Pakar Hukum Soroti Daya Paksa dan Krisis Kepercayaan Publik pada Aparat
Jadwal Imsak dan Subuh Medan 23 Februari 2026: Imsak Pukul 05.12 WIB