MURIANETWORK.COM - Arsenal menorehkan kemenangan penting dalam derby London dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 4-1 di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (tanggal). Pertandingan yang berlangsung sengit itu melihat The Gunners bangkit setelah sempat disamakan, lalu menunjukkan kedalaman skuad dan efisiensi yang superior untuk meraih tiga poin penuh.
Dominasi Arsenal di Kandang Lawan
Suasana panas derby langsung terasa sejak kick-off. Tottenham, didukung suporter kandang, mencoba memaksa permainan dengan serangan cepat. Namun, Arsenal yang datang dengan rencana matang tampil lebih terstruktur. Mereka tidak hanya bertahan, tetapi mengontrol alur permainan dengan sirkulasi bola yang cerdas. Gol pertama mereka, yang dicetak lebih awal, adalah buah dari pendekatan disiplin itu, meski sempat dibalas oleh Randal Kolo Muani di menit ke-34.
Kesetaraan skor itu ternyata hanya bertahan sebentar. Arsenal tampil dengan intensitas berbeda di babak kedua, langsung mengambil inisiatif dan memaksa Tottenham bertahan lebih dalam.
Gyokeres dan Eze Jadi Penentu
Viktor Gyokeres, sang penyerang andalan, menjadi pembeda utama. Hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, ia dengan tenang mengembalikan keunggulan Arsenal. Gol itu seperti membuka keran kepercayaan diri bagi para pemain tamu. Tekanan berlanjut dan berbuah gol ketiga melalui Eberechi Eze, yang memanfaatkan ruang di depan kotak penalti dengan tembakan akurat.
Dua gol dalam selang waktu singkat itu tampaknya mematahkan perlawanan Spurs. Meski pelatih mereka melakukan sejumlah pergantian, formasi pertahanan Arsenal yang rapat sulit ditembus. Justru di masa injury time, Gyokeres kembali menunjukkan kualitasnya sebagai finisher murni.
"Kami tahu betapa berat bermain di sini, tetapi respons tim setelah gol mereka luar biasa. Kami tetap fokus pada permainan kami," ungkap Gyokeres seusai laga, merujuk pada momentum krusial setelah Tottenham menyamakan kedudukan.
Statistik yang Menggambarkan Kemenangan
Angka-angka secara jelas mendukung kemenangan Arsenal. Mereka mendominasi penguasaan bola hingga 61%, sebuah indikasi kuat bagaimana mereka mengendalikan ritme pertandingan. Lebih dari sekadar menguasai, The Gunners juga lebih efisien dalam mengubah peluang menjadi gol. Di sisi lain, lini belakang yang dipimpin William Saliba tampil solid, membatasi ruang gerak para penyerang Tottenham dan hanya memberi sedikit peluang berbahaya.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Ini adalah pernyataan mental dan teknis di kandang rival sekota. Arsenal menunjukkan kematangan dan ketenangan yang sering kali menjadi penentu dalam perburuan gelar.
Implikasi bagi Papan Klasemen
Tiga poin ini semakin mengokohkan posisi Arsenal di puncak klasemen, mempertegas ambisi mereka untuk menjadi juara. Performa konsisten dan kedalaman skuad menjadi aset berharga menghadapi sisa musim. Sebaliknya, bagi Tottenham, kekalahan ini merupakan pukulan telak yang membuat mereka terperosok lebih dalam di zona merah, menambah tekanan untuk segera menemukan konsistensi.
Derby London edisi ini pada akhirnya lebih dari sekadar soal gengsi lokal. Pertandingan ini menjadi cermin nyata perbedaan level kedua tim saat ini, di mana Arsenal tampil sebagai tim yang lebih lengkap, baik secara taktis maupun mental.
Artikel Terkait
AC Milan Tersungkur di San Siro, Kalah 0-1 dari Parma
Pakar Hukum Soroti Daya Paksa dan Krisis Kepercayaan Publik pada Aparat
Jadwal Imsak dan Subuh Medan 23 Februari 2026: Imsak Pukul 05.12 WIB
Imsak Yogyarta Pukul 04.16 WIB, Ulama Ingatkan Keberkahan Sahur dan Kuatkan Niat