Makassar Tawarkan Wisata Religi Melalui Masjid-Masjid Ikoniknya

- Rabu, 18 Februari 2026 | 23:00 WIB
Makassar Tawarkan Wisata Religi Melalui Masjid-Masjid Ikoniknya

MURIANETWORK.COM - Makassar menawarkan lebih dari sekadar kuliner dan pantai. Kota ini juga menyimpan kekayaan wisata religi melalui sejumlah masjid bersejarah dengan arsitektur yang memukau. Bagi para pelancong, mengunjungi tempat-tempat ibadah ini dapat menjadi cara unik untuk menggabungkan ibadah, penjelajahan budaya, dan apresiasi terhadap keindahan desain. Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi ikon kota, menarik pengunjung dari berbagai kalangan.

Masjid Raya Makassar: Ikon Religi yang Megah

Sebagai salah satu masjid terbesar di kota, Masjid Raya Makassar di Jalan Masjid Raya, Bontoala, kerap menjadi simbol religi utama. Arsitekturnya yang modern dan megah, ditopang kubah besar dan menara yang menjulang, langsung mencuri perhatian. Lapangan luas di sekelilingnya menciptakan ruang terbuka yang hijau dan rapi, cocok untuk berjalan-jalan singkat usai beribadah. Suasana di sini terasa tenang namun agung, menawarkan pengalaman spiritual sekaligus visual yang mengesankan.

Pusat Aktivitas di Masjid Al-Markaz

Terletak strategis di pusat kota, tepatnya di Jalan Masjid Raya Nomor 57, Masjid Al-Markaz berfungsi lebih dari sekadar tempat shalat. Ia merupakan pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Interiornya yang luas dan didesain dengan apik sangat nyaman untuk shalat berjamaah. Di sisi lain, kompleks masjid ini selalu hidup dengan aktivitas warga.

"Di bagian samping masjid, banyak tenan yang menjajakan jajanan atau takjil buka puasa yang bisa kamu dapatkan," ujar seorang pengunjung yang kerap beraktivitas di sana.

Fasilitas seperti ruang belajar agama dan perpustakaan kecil turut melengkapi, menjadi sumber pengetahuan bagi siapa pun yang ingin mendalami sejarah Islam lokal.

Keunikan Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung)

Destinasi yang satu ini memang paling fotogenik. Masjid Amirul Mukminin, yang terletak di Jalan Penghibur, tepian Pantai Losari, lebih populer dengan sebutan Masjid Terapung. Saat air pasang, bangunan putih ini tampak seolah melayang di atas permukaan laut. Pemandangan inilah yang membuatnya begitu istimewa, terutama saat senja tiba.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga cocok untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dan mengambil foto-foto Instagramable.

Suasana sore di masjid ini sangat menenangkan, apalagi saat bulan Ramadan, menjadikannya lokasi ngabuburit yang berbeda.

Simbol Toleransi di Masjid Muhammad Cheng Ho

Wisata sejarah dan budaya menemukan bentuknya yang indah di Masjid Muhammad Cheng Ho, yang berlokasi di Jalan Danau Tanjung Bunga. Masjid ini adalah perpaduan menawan antara arsitektur Islam dan elemen budaya Tionghoa, dibangun untuk menghormati Laksamana Muslim dari Tiongkok, Cheng Ho. Ornamen naga dan kaligrafi khas menjadi daya tarik utamanya, menciptakan kesan yang sangat berbeda dari masjid pada umumnya.

Keberadaannya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol nyata toleransi dan keragaman budaya yang telah lama hidup di Makassar. Setiap detail bangunannya mengundang decak kagum dan rasa ingin tahu untuk dipelajari lebih dalam.

Dari kemegahan arsitektur modern, denyut nadi aktivitas komunitas, keunikan konsep terapung, hingga percampuran budaya yang harmonis, masjid-masjid ikonik di Makassar membuktikan bahwa wisata religi dapat sangat kaya dan multidimensional. Kunjungan ke tempat-tempat ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga merupakan perjalanan menyelami identitas, sejarah, dan estetika Kota Daeng.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar