tuturnya lagi.
Kalau ditelusuri, lokasi pemantauan di Sulsel ini sebenarnya dinamis, tidak menetap di satu tempat. Beberapa tahun ke belakang, acara serupa pernah diadakan di berbagai spot. Misalnya, di Delft Apartemen CPI Makassar pada 2025, lalu Rooftop Gedung GTC Metro Tanjung Bunga Makassar di 2022. Sebelumnya, ada juga di Pantai Galesong Kabupaten Takalar (2023) dan Pantai Padongko, Sumpang Binangae, Kabupaten Barru (2019).
Menurut Ali, perpindahan lokasi ini punya maksud tersendiri. Selain untuk memperluas kolaborasi, juga demi menjaga silaturahim dengan berbagai ormas dan lembaga yang punya kompetensi di bidang rukyat.
pungkasnya.
Jadi, semua sudah siap. Tinggal menunggu laporan dari lapangan dan keputusan akhir dari sidang isbat nanti. Masyarakat pun tampaknya sudah bersiap menyambut bulan suci.
Artikel Terkait
Kisah Kelahiran Langka Rudini: Dari Anak Gajah Malang Menuju Puncak Karier Militer
Noussair Mazraoui Buka Suara: Pensiun dari Sepak Bola untuk Fokus Jadi Imam dan Hafiz Quran
Gattuso, Buffon, dan Gravina Mundur Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Merapi Masih Tinggi, Status Siaga Dipertahankan