“Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut,” ungkapnya.
Brigjen Faizal juga menyampaikan harapannya agar warga yang terdampak dan sempat mengungsi dapat segera kembali ke rumah mereka begitu situasi benar-benar kondusif, sehingga roda pelayanan publik kembali berjalan.
Kronologi Insiden Penembakan
Insiden berawal pada Rabu (11/2/2026). Pesawat Smart Air yang berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT baru saja mendarat di Bandara Korowai Batu ketika menjadi sasaran tembakan. Serangan diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata dari arah hutan di samping bandara.
Akibat insiden tragis ini, kedua pilot pesawat, Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro, meninggal dunia. Beruntung, seluruh penumpang yang berjumlah 13 orang, termasuk satu balita, berhasil selamat dari serangan tersebut.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan per 31 Maret 2026
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas