Substitusi dan Ketegangan Menjelang Akhir
Erik ten Hag lalu melakukan gebrakan. Leny Yoro, Benjamin Sesko, dan Joshua Zirkzee dipasang untuk menyuntikkan energi baru. West Ham juga tak tinggal diam, memasukkan pemain muda seperti Scarles untuk menjaga stamina tim.
Laga masuk ke masa injury time dengan Westham masih unggul 1-0. Pertahanan mereka tampak solid, mengatasi segala umpan silang dan serangan terburu-buru dari MU. Sepertinya, tiga poin akan menjadi milik tuan rumah.
Kejutan di Detik Penutup
Namun begitu, sepak bola memang tak pernah kehabisan kejutan. Di menit ke-96, dalam sebuah serangan terakhir yang hampir putus asa, Bryan Mbeumo berhasil meloloskan umpan terobosan. Benjamin Sesko, yang baru masuk, dengan cool sekali mengontrol bola dan menaklukkan kiper.
Bungkam. Suasana stadion langsung berubah 180 derajat. Para pemain MU berhamburan merayakan, sementara pemain West Ham terpaku lesu di lapangan. Gol itu benar-benar seperti pencuri waktu mengambil satu poin yang hampir hilang.
Poin yang Terasa Berbeda
Bagi West Ham, imbang ini terasa seperti kekalahan. Mereka sudah bermain bagus dan hampir sempurna menjaga keunggulan. Disiplin mereka buyar tepat di ujung tanduk.
Sebaliknya, bagi Manchester United, satu poin ini terasa sangat berharga. Meski performa tak terlalu gemilang, semangat pantang menyerah mereka patut diacungi jempol. Tapi, ya, masalah inkonsistensi di laga tandang sepertinya masih jadi PR besar Ten Hag. Hasil ini meninggalkan rasa campur aduk: lega sekaligus penuh tanda tanya.
Artikel Terkait
AS Siap Gelar Pertemuan dengan Iran Pekan Ini, Sinyal Damai Muncul di Tengah Konflik
Bapanas Pantau Pasar Makassar, Harga Pangan Pokok Kembali Stabil
ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Penyeberangan ke Siwa-Kolaka Sampai 10 April 2026
Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tiba di Rumah Duka di Pondok Pinang