Lalu, apa yang mendorong seorang pelajar melakukan hal seperti ini? Menurut penelusuran polisi, remaja itu terpapar komunitas True Crime Community atau TCC. Dia juga disebut-sebut gemar mengonsumsi konten kekerasan di dunia maya. Tapi, rupanya ada faktor lain yang lebih personal.
Pelaku diduga adalah korban perundungan. Dendam yang terpendam lama terhadap teman-teman yang kerap membullynya, ditambah dengan masalah keluarga yang dihadapi, menjadi pemicu utamanya.
"Yang bersangkutan merupakan korban perundungan dan memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam kepada rekan-rekan yang kerap kali melakukan perundungan terhadapnya juga diduga kuat menghadapi masalah keluarga," jelas Myandra.
Kasus ini tentu meninggalkan kepiluan. Di satu sisi, ada aksi kekerasan yang mengancam nyawa. Di sisi lain, ada kisah seorang anak yang merasa terpojok, hingga memilih jalan keluar yang keliru. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman, berubah menjadi lokasi kejadian yang mencemaskan.
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai