kata Asep kepada wartawan, Rabu (4/2).
Dia menjelaskan, bencana ini terjadi di empat titik terpisah. Satu titik memblokir jalan Cisagu-Cisokan. Tiga titik lainnya tersebar di perkampungan yang berbeda, menambah daftar kerusakan.
Dengan kondisi cuaca yang belum stabil, Asep merasa was-was. Dia pun mengeluarkan imbauan keras.
"Terus kita imbau, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana, lereng bukit agar meningkatkan kewaspadaan saat kondisi hujan lebat disertai angin kencang terjadi. Segera, lakukan evakuasi mandiri, untuk mengantisipasi munculnya korban,"
imbuhnya.
Peringatannya jelas. Potensi longsor susulan masih sangat tinggi, mengingat hujan masih sering turun dengan intensitas yang mengkhawatirkan. Kewaspadaan adalah harga mati.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Pembersihan Aparat
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sulawesi Selatan Sepanjang Hari Minggu
BRIN Prediksi El Nino Godzilla dan IOD Positif Ancam Ketahanan Pangan 2026
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Hampir Seluruh Sulawesi Selatan Minggu Depan