Di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, suasana pagi Selasa (3/2) diwarnai oleh sebuah rapat kerja. Komisi III DPR RI duduk bersama Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto. Agenda utamanya jelas: mengevaluasi kinerja BNN di tahun 2025 dan merancang langkah untuk tahun 2026 mendatang.
Tapi, sebelum masuk ke materi berat, ada momen yang cukup mencengangkan. Suyudi tiba-tiba memamerkan jargon baru BNN di hadapan para pimpinan dan anggota komisi. Ia meneriakkan sebuah kalimat, yang langsung dibalas dengan keras dan serempak oleh seluruh staf BNN yang hadir.
“War on drugs for humanity!,” seru Suyudi.
“Huha!,” jawab mereka kompak, sambil mengepalkan tangan.
Spontan, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, tertarik. Ia tampak penasaran dengan salam yang tak biasa itu.
“Salam apa? Salam gimana caranya?,” tanyanya.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Apresiasi Praja IPDN dan ASN Usai Pulihkan Aceh Tamiang
Merah dan Emas di Imlek: Bukan Sekadar Warna, Tapi Simbol Harapan yang Berusia Ratusan Tahun
Gelombang Beku Florida: Ribuan Iguana Berguguran dari Pohon
Dosen Kesayanganmu Buka Suara Soal Pengawalan Anies oleh TNI Berpakaian Sipil