Gus Murtadho Soroti Tragedi Flores: Prabowo Bagian dari Sistem Bobrok, Bukti Negara Gagal
Kisah pilu seorang anak di Kampung Ngada, Flores, yang diduga mengakhiri hidupnya sendiri, memantik reaksi keras dari berbagai kalangan. Di antara suara-suara itu, ada aktivis Nahdlatul Ulama, Roy Murtadho, atau yang biasa disapa Gus Murtadho. Ia tak cuma berduka. Ia melihat tragedi ini sebagai cermin kegagalan negara yang telak.
Bagi Gus Murtadho, akar masalahnya adalah sistem yang sudah bobrok. Dan Presiden Prabowo Subianto, menurutnya, adalah bagian inti dari sistem itu. "Presiden Prabowo tidak bisa diharapkan. Kenapa? Karena ia bagian inti dari sistem yang bobrok ini. Kerusakan struktural di Indonesia melekat dengannya,"
Begitu tulisnya dalam sebuah pernyataan di media sosial, Selasa lalu.
Ia menilai, mustahil mengharapkan perubahan mendasar dari sosok yang justru terlibat dalam melanggengkan keadaan. Narasinya jelas: selama elite lama masih memegang kendali, keadilan sosial hanyalah mimpi.
Cerita tentang anak dari Flores itu sendiri sungguh menyayat hati. Di sekolah, ia dikenal cerdas dan ramah. Tapi tekanan hidup yang menderanya ternyata terlalu berat. Sebelum meninggal, katanya, ia hanya sempat menyampaikan satu permintaan sederhana pada ibunya.
Artikel Terkait
Bus Transjakarta Dihalangi Demi Iring-Iringan, Alvin Lie Ingatkan Bom Waktu Amarah Rakyat
Surat Terakhir Bocah 10 Tahun di Pohon Cengkeh: Emoji Menangis dan Permintaan Buku yang Tak Sampai
Jeritan Jamal di Gaza: Saat Sejarah Berusaha Dihapus, Tubuh Bocah Ini Jadi Saksi
War on Drugs for Humanity, Huha! – Jargon Baru BNN Gemparkan Rapat di Senayan