Insiden KA Majapahit: Penyambung Gerbong Terlepas di Dekat Stasiun Pasar Senen
Sebuah insiden teknis dialami oleh Kereta Api Majapahit di dekat kawasan Stasiun Pasar Senen. Kejadian ini terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat dengan jelas bahwa sambungan antara lokomotif dan rangkaian gerbong terlepas, hanya tersisa rantai pendek yang menghubungkannya.
Kejadian lepasnya coupler atau alat penyambung rangkaian kereta ini langsung mendapat perhatian. Perekam video dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi segera memberikan peringatan kepada masinis untuk menghentikan laju kereta api.
Kronologi Insiden Terlepasnya Penyambung Gerbong KA Majapahit
Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta memberikan penjelasan resmi mengenai peristiwa ini. Menurut Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, insiden terjadi pada hari Jumat, tepatnya setelah KA Majapahit relasi Stasiun Pasar Senen-Malang baru saja berangkat dari peron.
Sebelum diberangkatkan, seluruh rangkaian KA 246 telah menjalani serangkaian pemeriksaan menyeluruh oleh petugas yang berwenang. Pemeriksaan standar ini mencakup aspek kebersihan, ketersediaan fasilitas pelayanan penumpang, serta pengecekan teknis terhadap semua sarana sebelum dan setelah dirangkaikan dengan lokomotif.
Setelah dinyatakan laik dan aman untuk beroperasi, kereta pun diberangkatkan. Namun, tak lama setelah meninggalkan peron, coupler pada KA 246 mengalami gangguan teknis dan terlepas dari sambungannya.
Langkah Penanganan Cepat dan Dampak Insiden
Begitu menyadari adanya masalah, masinis segera melakukan prosedur darurat dengan mengerem dan menghentikan laju kereta. Petugas di lapangan kemudian bertindak sigap dengan melakukan penyambungan ulang coupler yang terlepas.
Setelah melalui pengecekan lanjutan dan dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan, KA Majapahit akhirnya berangkat kembali. Insiden ini mengakibatkan keterlambatan perjalanan sekitar dua menit dari jadwal yang telah ditetapkan.
Komposisi rangkaian KA Majapahit saat kejadian terdiri dari satu unit lokomotif CC201 92 12, satu gerbong pembangkit listrik, delapan gerbong kelas ekonomi, serta satu gerbong kereta malam.
Pernyataan Resmi dan Komitmen KAI
Atas nama PT KAI Daop 1 Jakarta, disampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang dialami penumpang akibat insiden teknis ini. Apresiasi juga diberikan kepada kesigapan seluruh petugas dan masyarakat yang turut membantu proses penanganan di lapangan.
KAI menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Proses evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dan memperkuat prosedur operasional di lapangan. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Hingga saat ini, proses pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti terlepasnya penyambung gerbong kereta api tersebut masih terus dilakukan oleh tim teknis yang berkompeten.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembegal Truk di Maros, Target Empat Lokasi
Timnas Putri Indonesia Umumkan 25 Pemain untuk Garuda Champion Series 2026, Diperkuat Diaspora
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard, Menteri Fadli Zon Ungkap Kedekatan Keduanya Sejak Taruna
Adhisty Zara Resmi Menikah dengan Musisi Tsaqib, Umumkan Kehamilan Anak Pertama