Semuanya berawal sekitar pukul 22.05 WIB. Api pertama kali terlihat menjilat plafon lantai satu, persis di area sempit antara ruang genset dan ruang pendingin untuk daging dan ikan.
Karyawan sempat berupaya memadamkannya dengan APAR. Sayangnya, usaha dari dalam itu tak membuahkan hasil. Api malah kian membesar dan merembet.
Tak hanya pasaraya, tiga ruko di sekitarnya ikut dilalap si jago merah: Sport Station, Sushi Reato, dan Toko Bolde. Suasana mencekam tentu saja menyelimuti lokasi.
Namun begitu, upaya gabungan akhirnya membuahkan hasil. Petugas damkar, polisi, dan instansi terkait bahu-membahu melakukan pemadaman intensif.
"Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB dan tidak menjalar ke permukiman warga," kata Budi, memberi titik terang dari rentetan kejadian yang melelahkan itu.
Artikel Terkait
Kilas Balik 22 Maret: Dari Arca Buddha Zamrud hingga Letusan Gunung Redoubt
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi