Rukun haji, ternyata cuma segini aja konsepnya…
Bayangkan saja. Saat jamaah menjalani mabit di Padang Arafah, para petugas haji itu kan juga ikut berada di sana. Mereka mabit bersama, merasakan hal yang sama. Lalu, dalam prosesi Tawaf dan Sa'i pun, petugas itu ada di sekeliling jamaah. Mereka bukan cuma ngawasin, tapi juga ikut larut dalam atmosfer ibadah itu.
Nah, pengalaman pribadi saya dulu waktu umrah juga gitu. Saya pernah mendampingi seorang jamaah lansia, titipan dari kakak teman saya. Rasanya itu unik banget. Ibadah sekaligus bekerja, atau malah kerja yang bernilai ibadah. Jadi susah dipisahkan.
Lalu, pertanyaan besarnya: di mana letak pelanggarannya sampai petugas haji dibilang nggak profesional dan dilarang berhaji? Menurut sejumlah saksi, justru di situlah letak pengabdian mereka.
Coba pikirkan logika ini. Kamu ikut mabit di Arafah, mengelilingi Kabah, lalu bolak-balik antara Safa dan Marwah sambil mendampingi jamaah tapi sama sekali nggak berniat haji? Ya namanya, maaf, kurang paham saja.
Jadi, yang melarang petugas haji untuk ikut menjalankan ibadah haji, sebenarnya pakai logika apa? Hehehe…
(Mila Machmudah Djamhari)
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala
Garuda Muda Kalahkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17 2026
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali