Artanto mengaku sangat prihatin. Dia mendesak agar penyelidikan dilakukan tuntas, tidak setengah-setengah. "Tentunya kami berharap setelah kami ketahui siapa yang melakukan ini segera kami memeriksa dan kami ingin tahu motivasinya apa,"
jelasnya lebih lanjut.
Di sisi lain, dia juga berharap kejadian semacam ini tidak terulang di masa depan. Bagaimanapun, hewan pun punya hak untuk hidup dengan layak, tanpa rasa takut.
"Kami cukup prihatin terhadap peristiwa tersebut dan kami harapkan peristiwa ini tidak terjadi kembali. Saya kira kepada rekan-rekan komunitas penggemar kucing, mari kami mendoakan supaya peristiwa ini tidak terulang kembali,"
kata Artanto menutup pernyataannya.
Kasus ini, sekali lagi, menyadarkan kita tentang betapa rentannya hewan terhadap tindakan keji. Semoga proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.
Artikel Terkait
Guru Honorer Yogya Bergaji Rp500 Ribu, DPRD Ingatkan Bahaya Program Makan Gratis
Nadiem Jalani Sidang Korupsi Laptop Chromebook dengan Kondisi Kesehatan Terbatas
Alissa Wahid: Dewan Perdamaian Trump Hanya Ilusi bagi Palestina
Kalung Emas Rp 91 Juta Raib di Ubud, Pelaku Jambret Diringkus Polisi