Senin (2/2) nanti, Sentul International Convention Center di Bogor bakal ramai. Para gubernur, bupati, hingga wali kota dari seluruh Indonesia akan berkumpul. Mereka diundang untuk menghadiri Rakor Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah. Agenda utamanya? Mendengar langsung arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, acara tahunan ini penting untuk menyelaraskan langkah. "Ini agenda rutin tahunan," ujarnya di lokasi, Senin. "Bapak Presiden ingin memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan program-program, arahan, dan garis-garis kebijakannya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan."
Prasetyo menegaskan, yang hadir tak cuma kepala daerah. Para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga diharapkan hadir. Tujuannya jelas: agar visi pembangunan antara pusat dan daerah benar-benar seirama.
Lalu, apa saja yang akan dibahas Prabowo? Prasetyo bilang, tidak ada arahan yang benar-benar khusus. Namun begitu, ruang lingkup pembicaraannya cukup luas. Mulai dari capaian program setahun terakhir, dinamika geopolitik global yang serba tak pasti, hingga perkembangan dalam negeri.
"Beberapa program yang sudah berhasil dicapai dalam setahun tentu harus dijaga dan ditingkatkan," jelas Prasetyo. "Di sisi lain, program yang belum semua tercapai di tahun pertama, mungkin itu akan mendapat penekanan lebih."
Ada satu hal yang selalu menjadi perhatian Presiden, dan kemungkinan besar akan disinggung lagi: komitmen pemerintahan bersih. "Termasuk soal komitmen good governance, berjuang sekeras-kerasnya menjalankan pemerintahan tanpa korupsi. Itu selalu menjadi konsennya Bapak Presiden," tambahnya.
Menariknya, tak semua materi akan dibuka untuk publik. Prasetyo mengisyaratkan ada hal-hal yang hanya akan disampaikan secara tertutup kepada para pimpinan daerah. Saat ditanya apakah rakor akan terbuka atau tertutup, jawabnya singkat: "Mungkin tertutup."
Jadi, rakor di Sentul ini bukan sekadar formalitas. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi Prabowo untuk menyampaikan nada dan prioritas pemerintahannya secara langsung ke garis terdepan, sekaligus mengukur suhu di daerah. Semua menunggu, apa pesan khusus yang akan dibawa pulang oleh para kepala daerah usai pertemuan.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala
Garuda Muda Kalahkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17 2026
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali