Hujan deras bakal mengguyur sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, mulai akhir Januari nanti. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah angkat bicara, memberikan peringatan dini soal potensi cuaca ekstrem ini yang diprediksi berlangsung hingga awal Februari 2026.
Pembaruan resmi dari BMKG pada 29 Januari itu tak main-main. Mereka bahkan menyertakan peta kewaspadaan harian untuk berbagai daerah. Intinya, setiap level peringatan punya risiko dampak yang berbeda-beda.
Kalau statusnya Waspada, bersiaplah dengan genangan air, luapan sungai, atau tanah longsor yang bisa mengacaukan aktivitas sehari-hari. Naik ke level Siaga, risikonya makin serius: banjir, banjir bandang, hingga longsor yang berpotensi mengganggu layanan publik dan infrastruktur. Nah, yang paling mengkhawatirkan adalah status Awas. Level ini mengisyaratkan bencana hidrometeorologi berskala luas yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa dan berisiko menimbulkan kerusakan parah.
Makanya, BMKG berulang kali mengingatkan. Masyarakat diimbau buat rajin cek info cuaca terbaru dan tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir atau lereng-lereng bukit.
Daerah Mana Saja yang Kena Imbas?
Secara nasional, wilayah berstatus Waspada cukup banyak. Mulai dari Sumatra Utara, Sumatra Barat, sampai Lampung. Lalu ada juga Jawa Timur, NTB, NTT, serta beberapa provinsi di Kalimantan. Sebagian besar wilayah Sulawesi dan Papua juga masuk dalam daftar ini.
Untuk level Siaga, sorotan utama ada di Pulau Jawa. Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta harus ekstra hati-hati. Kalimantan Tengah juga masuk kategori ini. Sementara itu, ancaman angin kencang diprediksi terjadi di beberapa tempat seperti Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Maluku, dan NTT.
Fokus ke Jabodetabek, kondisi tiap wilayah ternyata tak seragam. Jakarta Utara, Pusat, dan Barat ditetapkan berstatus Siaga. Sementara wilayah penyangga seperti Tangerang Raya, Bekasi, Bogor, Depok, plus Jakarta Timur, Selatan, dan Kepulauan Seribu masih di level Waspada.
Prediksi untuk Dua Hari Ke Depan
Besok, tanggal 30 Januari, hujan lebat masih berpotensi terjadi di banyak tempat. Beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan NTT bahkan tetap siaga. Angin kencang juga berpeluang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur.
Memasuki 31 Januari, situasi di Jabodetabek sedikit mereda. Sebagian besar wilayahnya turun ke level Waspada. Tidak ada peringatan angin kencang atau status awas untuk saat ini.
Masih Berlanjut di Awal Februari
Nampaknya kita harus bersabar. Awal bulan depan, tepatnya tanggal 1 dan 2 Februari 2026, kondisi Jabodetabek secara umum belum sepenuhnya aman. Level Waspada masih berlaku untuk Tangerang Raya, seluruh wilayah Jakarta, Kepulauan Seribu, Bogor, dan Depok.
Pesan dari BMKG jelas: jangan lengah. Waspadai selalu potensi banjir, genangan, dan dampak cuaca ekstrem lainnya. Ikuti juga perkembangan informasi dan arahan dari pemerintah daerah atau instansi terkait. Lebih baik siap siaga daripada menyesal belakangan.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu