Saya sendiri sih nggak mau putus asa. Semoga generasi kalian lebih cerdas. Nggak sampai-sampai masih aja berebut bansos, sembako, kaos, atau amplop. Nggak sampai masih menjilat pejabat. Nangisin pejabat. Atau baper kalau pejabatnya dikritik. Yang dikritik pejabat, kok yang tersinggung malah dia. Semoga pembaca tulisan ini nggak kayak gitu.
Lihat aja perbandingan di foto ini. Ciri negara kaya itu ternyata begini: kabinetnya super gemuk, bagi-bagi jabatan seenak udel, dan triliunan uang rakyat habis cuma buat fasilitas pejabatnya sendiri.
Bahkan waktu mau rapat aja, duh, itu acara rapat atau apa sih? Sesak banget pesertanya. Benar-benar gambaran bangsa yang "besar". Besar halunya.
(Tere Liye, penulis novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar")
Artikel Terkait
Wali Kota Makassar Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Idul Fitri
Menteri Amran Gelar Open House dan Ziarah Keluarga di Kampung Halaman Bone
Bupati Bone Luncurkan Bus Sekolah untuk Tingkatkan Keselamatan dan Ringankan Biaya Transportasi Pelajar
Jokowi: Makna Lebaran adalah Kesabaran dan Saling Memaafkan