Bogor – Ribuan orang memadati Masjid Raya Ibn Khaldun, Senin (26/1/2026) lalu. Suasana khidmat, tapi terasa hangat. Mereka datang untuk menghadiri kuliah umum yang digelar Keluarga Besar UIKA Bogor, dengan pembicara yang tak asing: Ustaz Abdul Somad (UAS). Acara yang mengawali tahun 2026 ini benar-benar disambut antusias.
Kalau dilihat, hadirinnya beragam banget. Tidak cuma mahasiswa dan dosen UIKA, tapi juga tenaga kependidikan, para ketua DKM se-Kota Bogor, sampai kepala sekolah dan ketua OSIS. Masyarakat umum pun tak ketinggalan.
Di deretan depan, tampak pimpinan kampus hadir lengkap. Dipimpin langsung Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., juga Ketua Senat Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin. Turut hadir jajaran YPIKA, perwakilan pemerintah daerah seperti Sekda dan Ketua DPRD Kota Bogor, serta Ketua Ikatan Alumni. Ustaz Hilmi Firdausi yang mendampingi UAS juga terlihat duduk di sampingnya.
Nah, dalam ceramahnya, UAS banyak bicara soal mental generasi muda. Khusus buat mahasiswa, ia menekankan pentingnya punya jiwa pejuang. “Lihat saja sejarah,” katanya.
Ia lalu menyebut sejumlah nama sahabat Nabi yang masih muda, juga Sultan Muhammad Al-Fatih. Menurut UAS, figur-figur itu adalah teladan nyata tentang bagaimana pemuda bisa jadi generasi unggul.
Di sisi lain, ada satu hal lain yang ia garisbawahi: adab. Dalam pandangannya, adab yang baik itu modal dasar yang menentukan nilai seseorang. Bahkan, di tengah persaingan akademik yang ketat, adab bisa jadi pembeda utama. “Ini yang jadi ciri khas pendidikan di UIKA Bogor,” ujarnya.
Artikel Terkait
Dua Pemuda Diamankan, Liquid Vape Sintetis Disita di Apartemen Thamrin
Ahok Buka Suara: Saya Mundur dari Pertamina karena Beda Pandangan dengan Jokowi
Rp 9,1 Triliun Raib, Indonesia Darurat Penipuan Digital
Gus Ipul Minta Daerah Aktif Awasi Bansos, Data Dinamis Jadi Kunci