Kisah Hogi Minaya: Mengejar Penjambret, Berujung Jerat Hukum

- Senin, 26 Januari 2026 | 14:00 WIB
Kisah Hogi Minaya: Mengejar Penjambret, Berujung Jerat Hukum

Melihat itu, Hogi langsung membalikkan mobilnya dan mengejar. Pengejaran berakhir tragis saat motor pelaku oleng, menabrak tembok, dan keduanya terpental. Mereka tewas di tempat.

"Motor dan jambretnya itu terpental. Bahkan yang satu itu masih pegang cutter pada waktu posisi tengkurap," urai Arista menggambarkan suasana mencekam saat itu.

Pasca kejadian, Hogi kooperatif menjalani proses hukum. Kasus penjambretannya gugur karena pelaku meninggal. Tapi kasus kecelakaannya berlanjut. Dua tiga bulan kemudian, dia resmi jadi tersangka. Kini, dia berstatus tahanan luar dengan gelang GPS melingkar di pergelangan kaki.

"Saya enggak mau suami saya (ditahan) karena bukan kriminal. Suami saya melakukan untuk melindungi istrinya," kata Arista dengan nada membela.

Di sisi lain, upaya rekonsiliasi juga dijalani. Arista bahkan telah meminta maaf kepada keluarga kedua penjambret dalam sebuah mediasi yang difasilitasi Kejari Sleman.

"Intinya, kejadian pada saat itu di luar kendali kami semua. Saya juga telah menyampaikan minta maaf," ucapnya.

Gelombang dukungan pun mengalir. Pengacara kondang Hotman Paris menyatakan kesiapannya untuk membela Hogi melalui akun Instagramnya.

"Tim Hotman 911 siap memberikan bantuan hukum! Agar keluarganya hub Tim Hotman 911," tulisnya.

Sementara dari kepolisian, Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Mulyanto berusaha memberikan penjelasan. Penetapan tersangka, katanya, adalah hasil proses panjang. Bukan keputusan gegabah.

"Kami tidak pada pihak siapa atau siapa," tuturnya. "Tolong juga dipertimbangkan bahwasanya di situ ada korban meninggal dua. Kami hanya pengin memberikan kepastian hukum terhadap perkara ini."

Nada Mulyanto berusaha tenang, mencoba menempatkan diri di tengah. Tapi bagi keluarga Hogi, ini adalah perjuangan untuk membela tindakan spontan seorang suami yang hanya ingin melindungi istrinya dari kejahatan.


Halaman:

Komentar