PERTANYAAN ITU
Adakah Doa Qunut Allāhummahdinā fīman hadait… dalam Kutubus Sittah?
Alen Y. Sinaro
Awalnya cuma obrolan ringan di grup. Soal satu amalan yang oleh kebanyakan ulama sih dianggap sunnah. Tapi lalu meluas. Muncul klaim yang bikin mata berkedip: shalat Subuh tanpa qunut dinyatakan tidak sah. Imbasnya, ada jamaah yang sampai sujud sahwi kalau imamnya tak membacanya. Dari sini, muncullah sebuah pertanyaan spesifik. Bukan untuk memancing, tapi murni untuk memastikan: kalau urusan qunut dianggap begitu penting, sebenarnya di mana sih letak teks doa Allāhummahdinā fīman hadait… itu dalam kitab-kitab hadits induk Kutubus Sittah?
Pertanyaannya lugas. Jelas. Dan waktu untuk menjawabnya diberikan cukup lama. Tapi yang terjadi? Jawabannya malah kemana-mana. Emosi menguasai, serangan personal bertebaran, tapi sama sekali tidak menyentuh inti persoalan. Padahal, yang ditanyakan cuma satu: ada atau tidaknya lafaz itu dalam referensi utama.
Artikel Terkait
Kemlu Tegaskan Arab Saudi Belum Umumkan Perubahan Haji 2026
SulawesiPos Gelar Buka Puasa Bersama dan Dialog dengan Dewan Pembaca di Makassar
Fatih Karagümrük Kalahkan Fenerbahçe 2-0 dalam Kejutan Süper Lig
Pegawai Bulog Tewas Dibacok di Tulang Bawang, Dua Pelaku Diburu Polisi