Prabowo di Davos: Greedomics Dibabat, 59 Juta Porsi Makan Gratis Tembus Rekor

- Jumat, 23 Januari 2026 | 13:50 WIB
Prabowo di Davos: Greedomics Dibabat, 59 Juta Porsi Makan Gratis Tembus Rekor

Di hadapan para pemimpin dunia dan investor global di Davos, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato yang cukup tegas. Intinya? Komitmen Indonesia untuk membersihkan rumahnya sendiri. Ia mengungkap, pemerintah telah menyita 4 juta hektare perkebunan ilegal. Tak cuma itu, izin 28 korporasi yang menguasai lebih dari satu juta hektare kawasan hutan lindung pun dicabut.

Prabowo punya istilah khusus untuk praktik yang ingin diberantasnya. "Saya menyebutnya secara terbuka 'greedomics' – ekonomi keserakahan, ekonomi praktik rakus," ujarnya.

Langkah tegas lainnya, penutupan 1.000 tambang ilegal. Namun begitu, ia mengakui pekerjaan rumah masih banyak. Sekitar 1.000 tambang serupa dan 666 korporasi pelanggar hukum lainnya masih dalam sorotan.

Makan Gratis yang Tembus Rekor

Dari penegakan hukum, Prabowo beralih ke program sosial andalannya. Program makan bergizi gratis kini sudah berjalan. Angkanya luar biasa: 59,8 juta porsi per hari disalurkan lewat lebih dari 21 ribu dapur di seluruh Indonesia. Sasaran utamanya jelas: ibu hamil, menyusui, anak-anak, hingga lansia yang hidup sebatang kara.

"Dalam waktu sekitar sebulan lagi, kita akan melampaui McDonald's yang melayani 68 juta porsi per hari," katanya penuh keyakinan.

Program yang dimulai awal 2025 ini tak cuma soal pangan. Dampak sampingannya signifikan. Lebih dari 600 ribu lapangan kerja langsung tercipta di dapur-dapur tersebut. Bahkan, diperkirakan bakal menembus 1,5 juta pekerjaan. Rantai pasokannya juga melibatkan puluhan ribu UMKM dan koperasi.

Gebrakan di Dunia Pendidikan

Reformasi besar-besaran juga terjadi di sektor pendidikan. Prabowo melaporkan, sudah 16.140 sekolah yang direnovasi. Yang menarik, puluhan ribu panel digital interaktif berukuran besar telah dipasang di ruang kelas. Rencananya, tahun depan akan ditambah lagi satu juta panel. Targetnya sederhana: setiap sekolah punya minimal beberapa kelas berteknologi mutakhir.

Ia juga membangun sekolah asrama khusus untuk anak-anak dari keluarga sangat miskin. Sudah 166 berdiri, menuju target 500. Filosofinya dalam: memutus "lingkaran kemiskinan" yang seringkali turun-temurun.

"Saya bertekad bahwa anak orang termiskin tidak boleh miskin. Mereka harus diberi kesempatan yang sama," tegas Presiden.

Fundamental Ekonomi yang Kuat

Prabowo tak lupa menyoroti fondasi ekonomi. Indonesia, menurutnya, tumbuh konsisten di atas 5% dalam sepuluh tahun terakhir. Inflasi terjaga, defisit anggaran pun terkontrol. Bahkan IMF menyebut Indonesia sebagai "titik terang global".

Dengan berbagai reformasi yang digulirkan, ia yakin pertumbuhan tahun ini akan "mengejutkan banyak pihak di dunia".

Dana Abadi dan Rasionalisasi BUMN

Salah satu pengumuman penting adalah pembentukan dana abadi negara, Dantara. Nilainya fantastis: satu triliun dolar AS. Dana ini akan difokuskan untuk membiayai industri masa depan.

Strateginya termasuk merampingkan badan usaha milik negara. Dari 1.440 BUMN, akan disederhanakan menjadi maksimal 300 perusahaan dengan tata kelola kelas dunia.

"Dengan Dantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra setara. Indonesia kini bukan hanya tanah damai dan stabilitas, tetapi semakin menjadi tanah peluang," ucap Prabowo kepada audiens di Davos.

Capain Swasembada dan Kesehatan

Di bidang pangan, ada kabar baik. Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dengan produksi tertinggi sepanjang sejarah. Ke depan, targetnya meluas ke jagung, gula, dan sumber protein dalam empat tahun.

Sementara itu, program kesehatan gratis sudah menjangkau 70 juta warga per tahun untuk pemeriksaan rutin. Program ini disebutnya sebagai langkah rasional mencegah lebih baik dan lebih murah daripada mengobati.

Menghemat dan Memangkas Birokrasi

Efisiensi jadi perhatian serius. Dalam dua bulan pertama pemerintahannya, Prabowo mengklaim berhasil menghemat 18 miliar dolar AS dengan mengalihkan dana dari program tidak efisien. Ratusan regulasi yang dinilai menghambat dan rentan korupsi juga telah dihapus dalam setahun.

Membuka Pintu Perdagangan

Di panggung global, Indonesia aktif menjalin kemitraan. Perjanjian perdagangan telah ditandatangani dengan Uni Eropa, Kanada, Peru, dan kawasan Eurasia. Baru-baru ini juga dengan Inggris.

"Kami percaya integrasi perdagangan yang adil bukanlah ancaman bagi kedaulatan. Kami percaya perdagangan adalah alat untuk kemakmuran," paparnya.

Visi dan Penutup

Prabowo menutup pidatonya dengan menegaskan filosofi Indonesia: mencari perdamaian, bukan konflik. "1.000 teman terlalu sedikit bagi kami, satu musuh terlalu banyak," ujarnya mengulang prinsip lama.

Ia juga menyebut hasil survei yang menobatkan rakyat Indonesia sebagai yang paling optimis di dunia. Meski mengakui masih banyak yang hidup sulit, tugas pemimpin menurutnya sederhana.

"Tugas seorang pemimpin sangat sederhana: Anda harus bekerja agar yang miskin dan lemah bisa tersenyum dan tertawa,"

kata Prabowo, mengutip nasihat seorang sesepuh.

Sebagai penutup, ia mengundang seluruh peserta forum untuk hadir di Ocean Impact Summit yang akan digelar bersama WEF di Bali pertengahan 2026 mendatang.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar