Namun begitu, kabar yang datang bukanlah kabar yang sepenuhnya utuh. Andi Sultan mengakui, dari sepuluh korban yang berhasil ditemukan, beberapa di antaranya hanya berupa potongan tubuh. Pekerjaan berat belum usai. Saat ini, fokus tim beralih ke proses evakuasi yang juga rumit.
“Sekarang kita mengupayakan proses evakuasi,” katanya singkat, menggambarkan tahap selanjutnya yang tak kalah pelik.
Beberapa korban yang sudah dievakuasi telah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. Dari sana, setidaknya dua jenazah telah berhasil diidentifikasi: Florencia, sang pramugari, dan Deden Maulana, seorang pegawai KKP. Keduanya telah diterbangkan ke Jakarta, untuk peristirahatan terakhir di tengah keluarga.
Proses di Bulusaraung masih berlanjut. Sementara di darat, duka terus menyelimuti.
Artikel Terkait
Petani Madiun Divonis Percobaan Usai Memelihara Landak Jawa
Di Balik Seragam Loreng: Sentuhan Manusiawi TNI di Tengah Puing Bencana Sumatra
Setan Besar yang Mulai Memakan Sekutunya: Retakan Wibawa Amerika di Mata Dunia
Gus Ipul Dorong Penerima Bansos Jadi Pemilik Koperasi