Suaranya tegas, jelas, dan memecah keheningan ruang sidang. Duaaaaaarrrrr….!!!! Rasanya seperti itu. Satu kata yang mengguncang.
[VIDEO]
Momen itu langsung menjadi buah bibir. Di Twitter, seorang akun bernama @taufik_akang yang diduga mewakili pihak penggugat, membagikan cuplikan kesaksian itu. Ia juga menyelipkan pesan bernada khawatir: "Btw… tolong dijaga itu Pak Bagas, pantau terus jgn smpe terjadi apa2 sm beliau."
Reaksi warganet pun beragam. Banyak yang memuji ketegasan saksi. @suluh_38118, misalnya, berkomentar pedas, "Orang-orang jujur ndak perlu di backup seribu loyer, sejuta termul, satu batalion parcok, guna menutup kejujuran yang mudah diucapkan ya ato tidak!!!"
Sementara itu, akun @ASururi1560 menyoroti kesederhanaan dari kejujuran itu sendiri. "Utk berkata jujur ternyata sangat mudah dan tidak ruwet, singkat dan jelas dan tidak gagap," tulisnya.
Begitulah suasana sidang hari itu. Sebuah kesaksian singkat, tapi jawabannya hanya satu kata terasa begitu berat. Sidang gugatan ijazah ini jelas belum berakhir. Tapi momen "TIDAK" dari Bagas Pujilaksono itu sudah menciptakan babak baru yang tak terduga.
Artikel Terkait
Di Balik Seragam Loreng: Sentuhan Manusiawi TNI di Tengah Puing Bencana Sumatra
Setan Besar yang Mulai Memakan Sekutunya: Retakan Wibawa Amerika di Mata Dunia
Gus Ipul Dorong Penerima Bansos Jadi Pemilik Koperasi
Penyidik Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia di SCBD