Ini videonya... (video di bawah)
Suasana ruang sidang di Pengadilan Negeri Solo, Selasa (20/1/2026), mendadak tegang. Sidang gugatan ijazah Presiden Jokowi itu menghadirkan seorang saksi kunci: Bagas Pujilaksono Widyakanigara, dosen Fakultas Teknik UGM. Pria yang lulus sebagai mahasiswa terbaik angkatan 1983 ini, menamatkan kuliahnya tepat waktu pada 1988. Prestasi gemilang itulah yang kemudian mengantarnya menjadi pengajar di almamaternya.
Di hadapan majelis hakim, Bagas bersaksi. Ia mengaku pernah bertemu dan bersalaman dengan Jokowi semasa keduanya masih kuliah di UGM.
Namun begitu, momen yang paling mengejutkan justru datang kemudian. Kuasa hukum penggugat, Muhammad Taufiq, mengambil alih. Ia memperlihatkan sebuah dokumen foto ijazah Jokowi yang sebelumnya beredar di media sosial, diunggah oleh seorang kader PSI.
Taufiq lalu melontarkan pertanyaan yang sederhana, tapi dampaknya luar biasa.
"Simple saja, apakah wajah pak Jokowi yang ada di foto ijazah ini sama dengan yang salaman sama anda?"
Jawabannya datang tanpa keraguan sedikitpun.
"TIDAK,"
ucap Bagas dengan tegas dan jelas. Suaranya memecah kesunyian.
Duaaaaaarrrrr….!!!! Reaksi pun tak terhindarkan. Pernyataan singkat itu bagai bom yang meledak di ruang sidang, mengguncang seluruh proses persidangan.
[VIDEO]
Di luar ruang sidang, jagat maya pun ikut riuh. Sebuah cuitan dari akun @taufik_akang merekam momen dramatis itu. "Btw... tolong dijaga itu Pak Bagas, pantau terus jgn smpe terjadi apa2 sm beliau," tulisnya, menyelipkan kekhawatiran.
Tak hanya itu. Banyak netizen seperti @suluh_38118 yang memberi apresasi pada kejujuran saksi. "Orang-orang jujur ndak perlu di backup seribu loyer, sejuta termul, satu batalion parcok, guna menutup kejujuran yang mudah diucapkan ya ato tidak!!!"
Sentimen serupa diungkap @ASururi1560. "Utk berkata jujur ternyata sangat mudah dan tidak ruwet, singkat dan jelas dan tidak gagap," kicauannya.
Begitulah kesaksian itu berlangsung. Singkat, padat, namun dampaknya begitu dalam. Sidang yang awalnya berjalan formal, berubah menjadi sorotan tajam berkat satu kata: "TIDAK".
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Jumat 24 April 2026: Galeri24 Turun Tipis, UBS Justru Naik
Pemerintah Resmikan Program Bedah 15.000 Rumah Tak Layak Huni di Kawasan Perbatasan
Pengprov Akuatik Sulsel Biayai Sendiri Keikutsertaan di Kejuaraan Dunia Cina, Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia
Menteri Pertanian Amran Raih Penghargaan Most Popular Leader 2026, Swasembada Pangan Jadi Capaian Utama