Di tengah kesibukan kunjungan kenegaraannya, ada satu momen di London yang menarik perhatian. Saat tiba di Lancaster House, Selasa lalu, Presiden Prabowo Subianto tampil dengan gaya yang khas: peci hitam berpadu dengan jas abu-abu. Penampilannya itu langsung menjadi sorotan.
Menariknya, Wakil Perdana Menteri Inggris, David Lammy, yang menyambutnya juga mengenakan jas dengan warna yang mirip. Sebuah keselarasan yang kebetulan, namun menciptakan kesan pertama yang harmonis di antara kedua pemimpin itu.
Bagi banyak yang melihat, peci hitam itu bukan sekadar aksesori. Ia adalah pernyataan. Sebuah penegasan identitas Indonesia yang dibawa ke panggung diplomasi internasional. Simbol yang sederhana, tapi punya makna yang dalam.
Prabowo tidak datang sendirian. Dia didampingi oleh sejumlah nama penting dari kabinetnya. Ada Airlangga Hartarto, Rosan Roeslani, juga Brian Yuliarto dan Sakti Wahyu Trenggono. Mereka hadir bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Dubes RI untuk Inggris, Desra Percaya. Kehadiran rombongan ini menunjukkan betapa seriusnya agenda kunjungan ini.
Artikel Terkait
Lahan Meikarta Dinyatakan Bersih, Siap Dibangun Rusun Bersubsidi
Nilai TKA Resmi Masuk Sistem, Menteri Muti Tegaskan Bukan Penghalang Masuk PTN
Pesan Terakhir Pekerja Kafe: Jangan Judi Ya, Semuanya Karena Judi
Kolaborasi Warga dan Pemerintah Jaga Kali Code dari Ancaman Banjir