“Saya menyampaikan perlunya menghormati kedaulatan Greenland dan Kerajaan Denmark secara tegas,” tulisnya di media sosial, Senin (19/1).
Di sisi lain, sikap para pemimpin Eropa tampaknya tidak seragam. Macron memilih untuk meninggalkan Davos lebih awal, tanpa rencana menemui Trump. Langkah yang cukup mencolok.
Berbeda dengan Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz justru menyatakan akan berupaya untuk bertemu dengan Presiden AS tersebut. Menurut Merz, ada kesepakatan di antara negara-negara Eropa untuk tidak memancing suasana.
“Kami ingin menghindari eskalasi sengketa ini sebisa mungkin,” kata Merz.
Jadi, sementara para pemimpin Eropa berusaha menjaga keseimbangan, Trump tampaknya memilih jalannya sendiri. Penolakannya terhadap KTT darurat G7 hanyalah satu sinyal dari ketegangan yang lebih luas yang mewarnai dinamika politik global saat ini.
Artikel Terkait
Nadiem Tegaskan Tak Beri Arahan Wajibkan Chromebook dalam Sidang Korupsi
Vidi Aldiano, Duta Persahabatan Indonesia, Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun
Podcast Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier Kembali Viral Usai Kabar Duka
PSM Makassar Umumkan Starting XI, Yuran Fernandes Jadi Kapten Lawan Malut United