Angka korban terus bertambah. Otoritas Spanyol baru saja mengumumkan update terbaru soal musibah Kereta Cepat di Adamuz, Andalusia. Lokasinya sekitar 360 kilometer dari Madrid. Yang pasti, situasinya sangat tragis.
Kepala Pemerintahan Regional Andalusia, Juan Manuel Moreno, memberikan pernyataan resmi.
"Saat ini ada 40 orang yang terkonfirmasi tewas. Tapi untuk jumlah yang benar-benar pasti, kami masih butuh waktu 24 sampai 48 jam ke depan untuk proses identifikasi," ujarnya.
Perhitungan itu masih bisa berubah. Namun begitu, musibah ini sudah menorehkan duka yang sangat dalam.
Rekaman drone dari kepolisian Spanyol menggambarkan kehancuran yang luar biasa. Rangkaian kereta terpencar sejauh 500 meter. Salah satu gerbong terbelah dua, sementara lokomotifnya remuk total. Pemandangan di lokasi benar-benar mengerikan.
Di sisi lain, informasi soal kereta yang mengalami kecelakaan mulai terungkap. Kereta Iryo itu disebut-sebut masih cukup muda, usianya baru empat tahun. Jalur di Adamuz tempat kejadian pun katanya baru direnovasi tahun lalu. Bahkan, kereta tersebut baru menjalani inspeksi rutin pada Kamis lalu.
Artikel Terkait
Bahasa Minang di Negeri Sembilan: Simbol yang Bertahan, Penutur yang Menyusut
Erdogan Bergetar: Mengapa Darah Saudara Sendiri Begitu Murah?
Anies dan Transformasi Gerakan Rakyat: Panggung Politik 2029 Mulai Digarap
Wali Kota Madiun Ditangkap KPK, Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR