Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kudus dan Pati. Kejadian ini langsung mendapat sorotan dari pemerintah pusat. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tak menampik bahwa bencana ini adalah pekerjaan rumah yang serius bagi pemerintah.
Di Kudus, situasi sudah berlangsung sejak Jumat lalu. Air dari Sungai Gelis, Piji, dan Dawe meluap deras, tak pandang bulu merendam ribuan rumah. Kecamatan seperti Mejobo, Kota, Jekulo, Bae, dan Kaliwungu terendam. Sementara itu, kabar dari Pati tak kalah memprihatinkan: 21 kecamatan dilaporkan terdampak, tidak cuma banjir tapi juga disertai tanah longsor.
Prasetyo Hadi mengakui, mitigasi ke depan mutlak diperlukan. "Nah ini juga menjadi pekerjaan rumah kita bersama," ujarnya. Menurutnya, tugas pemerintah adalah memikirkan langkah antisipasi agar efek serupa bisa ditekan di masa datang.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin siang.
Laporan Langsung ke Prabowo
Soal penanganan, Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan lengkap. Laporan itu masuk bersamaan dengan kabar musibah lain akibat cuaca ekstrem, termasuk kecelakaan pesawat di Maros.
Artikel Terkait
Saksi Bisu Perubahan Zaman: 40 Tahun Firman Berdiri di Perempatan Menteng
Target 76 Tahun: Menkes Canangkan Peningkatan Usia Harapan Hidup dan Kualitas Lansia
Amien Rais Mengenang Mohammad Natsir: Pemimpin yang Tak Punya Rumah dan Pesan untuk Zaman Edan
Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK dalam OTT Mendadak