Banjir Jawa Tengah: Pemerintah Akui Ada PR Besar di Meja Prabowo

- Senin, 19 Januari 2026 | 17:12 WIB
Banjir Jawa Tengah: Pemerintah Akui Ada PR Besar di Meja Prabowo

Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kudus dan Pati. Kejadian ini langsung mendapat sorotan dari pemerintah pusat. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tak menampik bahwa bencana ini adalah pekerjaan rumah yang serius bagi pemerintah.

Di Kudus, situasi sudah berlangsung sejak Jumat lalu. Air dari Sungai Gelis, Piji, dan Dawe meluap deras, tak pandang bulu merendam ribuan rumah. Kecamatan seperti Mejobo, Kota, Jekulo, Bae, dan Kaliwungu terendam. Sementara itu, kabar dari Pati tak kalah memprihatinkan: 21 kecamatan dilaporkan terdampak, tidak cuma banjir tapi juga disertai tanah longsor.

Prasetyo Hadi mengakui, mitigasi ke depan mutlak diperlukan. "Nah ini juga menjadi pekerjaan rumah kita bersama," ujarnya. Menurutnya, tugas pemerintah adalah memikirkan langkah antisipasi agar efek serupa bisa ditekan di masa datang.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin siang.

Laporan Langsung ke Prabowo

Soal penanganan, Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan lengkap. Laporan itu masuk bersamaan dengan kabar musibah lain akibat cuaca ekstrem, termasuk kecelakaan pesawat di Maros.

"Pada waktu itu juga pada saat hari Sabtu ratas, Bapak Presiden mendapatkan laporan juga karena memang hari itu kan puncak hujannya cukup tinggi," jelas Pras. Hujan lebat itu, lanjutnya, memicu banjir dan longsor di beberapa titik.

Dampaknya ternyata tak hanya di Jawa Tengah. Jakarta Utara pun kebagian, dengan sejumlah RT/RW tergenang dan tanggul yang jebol. Mendengar itu, Prabowo langsung memberi perintah.

"Bapak Presiden langsung memerintahkan kepada kita untuk seluruh jajaran untuk sekali lagi pertama-tama tentunya penanganan secepat-cepatnya yang berkenaan dengan menimbulkan korban dari setiap kejadian," kata Prasetyo menegaskan.

Lalu, apakah Presiden berencana meninjau langsung ke lokasi banjir di Jawa Tengah yang sudah berlangsung hampir seminggu? Pertanyaan itu mengambang. Prasetyo belum bisa memberikan kepastian. Jawabannya singkat saja.

"Nanti kita rencanakan," tandasnya menutup pembicaraan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar