Di kawasan hutan Resor PTN Bodogol, suasana malam yang sunyi tiba-tiba berubah. Kamera tersembunyi berhasil mengabadikan momen langka: dua ekor macan tutul jawa berkeliaran. Mereka terpantau di wilayah Bidang PTN Wilayah III Bogor, yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
Bagi para pegiat konservasi, temuan ini tentu saja membawa angin segar. Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) statusnya Endangered atau terancam punah. Jadi, setiap penampakan adalah kabar penting untuk memantau populasi satwa endemik Pulau Jawa yang dilindungi ini.
Yang menarik, penampakan kali ini melibatkan dua individu dengan penampilan fisik yang kontras. Satu ekor berwarna kuning oranye seperti yang biasa kita bayangkan. Satunya lagi justru berwarna gelap pekat, yang kerap disebut orang sebagai macan kumbang.
Namun begitu, TNGGP menegaskan bahwa keduanya tetap satu spesies yang sama. Yang hitam itu bukan jenis berbeda.
"Itu adalah macan tutul jawa yang mengalami melanisme, yaitu kondisi genetik yang menyebabkan warna bulu tampak hitam gelap, namun tetap memiliki pola tutul,"
Begitu penjelasan TNGGP lewat unggahan di Instagram mereka, Senin (19/1).
Polanya sebenarnya tidak hilang. Cuma, pigmen gelap akibat melanisme itu menutupinya. Pola tutul itu baru akan terlihat samar-samar, misalnya saat cahaya menyorot tubuhnya dari sudut tertentu. Fenomena alam yang sungguh mengagumkan.
Artikel Terkait
Tangis Haru Calon Siswa Sekolah Rakyat Pecah di Pundak Seskab Teddy
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pemerkosaan Remaja di Makassar, Salah Satunya Masih di Bawah Umur
Kuasa Hukum Nadiem Protes Percepatan Sidang Chromobook, Sebut Langgar Prinsip Persidangan Adil
Peserta UTBK di Undip Diamankan Usai Gunakan Alat Bantu Dengar Tersembunyi