Taruna TNI-Polri Berlayar ke Aceh, Bantu Korban Banjir Sebelum Dilantik Jadi Perwira

- Minggu, 18 Januari 2026 | 14:00 WIB
Taruna TNI-Polri Berlayar ke Aceh, Bantu Korban Banjir Sebelum Dilantik Jadi Perwira

Taruna Akademi TNI Diberangkatkan ke Aceh untuk Bantu Masyarakat Pascabencana

Semarang, Sabtu (17/1/2026) – Suasana di Dermaga Samudera II Tanjung Emas pagi itu cukup ramai. Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha, yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, memberikan komando pemberangkatan. Misi mereka jelas: Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) angkatan ke-46, dengan tujuan Provinsi Aceh.

Ini bukan sekadar latihan rutin. Menurut amanat Panglima TNI yang dibacakan Danjen, Latsitarda Nusantara XLVI/2026 adalah tahap akhir yang krusial bagi para taruna sebelum dilantik menjadi perwira TNI dan Polri oleh Presiden pada Juli mendatang. Namun, ada tujuan lain yang lebih mendesak. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kepedulian nyata untuk membantu masyarakat Aceh yang masih berjuang memulihkan diri pascabencana banjir.

“Ini adalah bentuk integrasi dan bakti kita,” begitu kira-kira pesan yang disampaikan.

Jumlah personelnya tidak sedikit. Sebanyak 1.980 orang dikerahkan, gabungan dari Taruna Akademi Militer, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Akademi Kepolisian, Politeknik Siber dan Sandi Negara, serta Kader Universitas Pertahanan RI. Mereka bergabung dengan rekan-rekan yang sudah lebih dulu berangkat sejak 8 Januari lalu.

Nantinya, selama sebulan penuh tepatnya dari 17 Januari hingga 16 Februari 2026 mereka akan turun langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang. Kerja bakti mereka dirancang menyeluruh. Di sisi fisik, mereka akan membersihkan dan merapikan fasilitas umum yang rusak.

Namun begitu, yang tak kalah penting adalah pendekatan nonfisik. Ada program trauma healing untuk korban bencana, dapur umum, pelayanan kesehatan gratis, hingga penyuluhan tentang sanitasi dan hidup bersih. Mereka juga akan mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak, agar bisa bangkit kembali.

Di akhir sambutannya, Panglima TNI berpesan agar para taruna menjalankan tugas dengan semangat dan disiplin tinggi. Mereka diingatkan untuk selalu menjaga nama baik institusi, menghormati adat setempat, dan yang utama, mengutamakan keselamatan selama menjalankan misi integrasi bersama masyarakat Aceh.

Kini, kapal telah berangkat. Perjalanan panjang menuju Serambi Mekah pun dimulai, membawa harapan dan tenaga muda untuk pemulihan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar