Di sisi lain, Machado punya alasan sendiri. Menurutnya, pemberian medali itu adalah bentuk pengakuan. Sebuah pengakuan atas upaya Trump yang dinilainya telah membantu perjuangan membebaskan rakyat Venezuela. Pertemuannya dengan Trump dia gambarkan berlangsung luar biasa, meski dia tak mau merinci lebih jauh apa yang mereka bicarakan berdua.
Ini jadi menarik, karena seperti kita tahu, Trump memang sudah lama ingin meraih Nobel Perdamaian. Tapi anehnya, justru Machado yang mendapatkannya di tahun 2025 lalu. Penghargaan itu diberikan atas perjuangannya melawan rezim Nicolas Maduro yang dianggap banyak pihak sangat represif.
Nah, pemberian medali ini terjadi di tengah situasi politik yang agak rumit. Soalnya, sebelumnya Trump menolak mengangkat Machado sebagai pemimpin Venezuela yang baru untuk menggantikan Maduro. Padahal, di awal 2026, Maduro sudah ditangkap oleh Amerika Serikat dan dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan penyelundupan narkoba.
Jadi, meski tak didukung secara politis, tampaknya rasa hormat pribadi antara keduanya tetap terjalin. Setidaknya, itu yang terlihat dari pertukaran simbolis medali Nobel itu.
Artikel Terkait
Pasukan Oranye DKI Dikerahkan, 1.790 Personel Bersihkan Sampah Pasca-Banjir
Isra Mikraj di Era Digital: Ketika Logika Tak Mampu Menjawab
Bedah Buku di Bandung Guncang: Tuntutan Adili Jokowi dan Makzulkan Gibran Mengemuka
Dirjen Haji Panggil Sejumlah Biro, Dua Aduan Jemaah Tuntas Lewat Mediasi