Pertama, soal Israel. Pahlavi berjanji akan segera memberikan pengakuan diplomatik. Tak cuma itu, ia ingin memperluas perjanjian Abraham Accords menjadi sesuatu yang ia sebut "Cyrus Accords" – sebuah nama yang sarat simbol sejarah Persia.
Kedua, mengenai isu nuklir yang selalu panas. Ia bersumpah akan menghentikan seluruh program nuklir militer Iran. Visinya adalah menjadikan Iran sebagai mitra keamanan global, bukan ancaman.
Dan ketiga, normalisasi hubungan dengan Amerika Serikat. Ia berniat membuka kembali jalur diplomasi dan bekerja sama memerangi terorisme serta paham ekstrem.
Pesan video itu, yang diliput oleh sejumlah media besar, beredar luas di internet. Isinya langsung memicu beragam spekulasi. Apakah ini sinyal bagi para demonstran di dalam negeri? Atau justru pesan untuk kekuatan asing? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
Es Cincau Gula Merah, Takjil Segar Kaya Vitamin untuk Buka Puasa
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Wafat, Pramono Anung Kenang Sosok Teguh Penjaga Pancasila
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026