Lamongan Diperpanjang Status Tanggap Darurat, Genangan Air Belum Surut di Enam Kecamatan

- Jumat, 16 Januari 2026 | 11:00 WIB
Lamongan Diperpanjang Status Tanggap Darurat, Genangan Air Belum Surut di Enam Kecamatan

Genangan air masih menyelimuti enam kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, hingga hari Jumat (16/1) ini. Nggak surut-surut. Menghadapi situasi ini, pemkab akhirnya memutuskan untuk memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi. Masa tanggap darurat itu kini berlaku sampai tanggal 26 Januari 2026.

Penyebabnya sih, hujan deras yang mengguyur sejak Desember tahun lalu. Tapi itu bukan satu-satunya masalah. Ada faktor lain yang bikin keadaan makin runyam: air kiriman dari Waduk Gondang. Aliran dari waduk itu menyebabkan debit Sungai Bengawan Jero melonjak, sehingga banjir pun tak terhindarkan.

Menurut Satriyo Nurseno, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, keputusan perpanjangan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati.

Di sisi lain, ada kabar yang bisa dibilang lumayan melegakan. Meski air belum juga surut, kondisi ketinggian genangan dilaporkan stabil. Yang lebih penting lagi, sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun pengungsian yang tercatat.

Tim BPBD di lapangan terus bekerja. Mereka memantau terus ketinggian air di Sungai Bengawan Jero dan titik-titik genangan. Upaya penanganan juga dilakukan, seperti mengaktifkan pompa dan membuka pintu air untuk mengurangi debit.

Lalu, daerah mana saja yang paling merasakan dampaknya? Wilayahnya cukup luas, tersebar di beberapa kecamatan. Kerugiannya pun nggak main-main.


Halaman:

Komentar