Macet Parah Landa Tol Jakarta-Cikampek di Libur Isra Miraj
KARAWANG - Libur Isra Miraj, Jumat (16/1/2026) pagi, langsung diwarnai kemacetan ekstrem. Ruas Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang MBZ macet total. Ribuan kendaraan dari arah Jakarta memadati jalan, berebut menuju timur. Titik terparahnya? Sekitar Gerbang Tol Cikatama, di mana antrean kendaraan mengular lebih dari 5 kilometer.
Kondisi ini sudah berlangsung sejak subuh. Dari pukul enam pagi sampai sekitar pukul sepuluh, arus lalu lintas terpantau sangat padat. Wilayah yang paling menderita adalah dari KM 50 hingga KM 35, area perbatasan Karawang dan Bekasi. Kendaraan nyaris tak bergerak.
Menurut sejumlah saksi, laju kendaraan benar-benar merayap di titik KM 48 sampai KM 40. Penyebabnya jelas: pertemuan arus dari tol dalam kota dan Tol MBZ yang menyatu di sana. Padatnya volume kendaraan ini nampaknya dipicu oleh libur panjang. Banyak warga memanfaatkannya untuk berwisata atau sekadar pulang kampung.
“Luar biasa padatnya. Dari tadi posisi masih di sini,” ujar seorang pengendara yang terjebak kemacetan, lewat pesan suara.
Meski situasinya sudah kritis, pihak berwenang kepolisian bersama Jasa Marga ternyata belum mengambil langkah rekayasa arus seperti contraflow. Mereka masih mengandalkan pengaturan biasa di lapangan.
Dan tampaknya, ini belum akan membaik dalam waktu dekat. Diperkirakan arus kendaraan justru akan semakin meningkat sepanjang siang hingga sore hari. Mobilitas masyarakat di hari libur biasanya memang baru benar-benar terasa saat siang menjelang. Jadi, bersiaplah untuk perjalanan yang lebih panjang dan melelahkan.
Bagi yang masih berada di rumah, mungkin pertimbangkan lagi untuk berangkat. Atau, cari alternatif jalur lain jika memungkinkan. Situasi di tol utama ini benar-benar tak bersahabat.
Artikel Terkait
Ekspor Unggas Indonesia Tembus 545 Ton di Awal 2026
Sekjen Golkar Desak Polisi Usut Tuntas Penusakan yang Tewaskan Ketua DPD Maluku Tenggara
Anggota DPR Mangihut Sinaga Sebut Ancaman Narkoba pada Generasi Muda Sudah Darurat
Mantan Pimpinan DPRD Sulsel Bantah Pernah Bahas Anggaran Bibit Nanas