Pendaki Muda Ditemukan Tewas di Jurang Terpencil Gunung Slamet

- Kamis, 15 Januari 2026 | 23:54 WIB
Pendaki Muda Ditemukan Tewas di Jurang Terpencil Gunung Slamet

Jasad Syafiq akhirnya tiba di basecamp sekitar pukul 14.30 WIB. Soal penyebab pasti kematiannya, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

Di akhir pernyataannya, Budiono menyampaikan apresiasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan kerja kerasnya. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,”

katanya.

Kisahnya bermula pada Sabtu, 27 Desember 2025. Syafiq mendaki Slamet bersama seorang teman, Himawan Haidar Bahran. Mereka start dari Basecamp Dipajaya di Pemalang dengan rencana pendakian singkat tek-tok, istilahnya tanpa bermalam dan turun keesokan harinya.

Namun rencana berantakan di tengah jalan. Himawan mengalami cedera kaki. Syafiq, berinisiatif turun lebih dulu untuk mencari bantuan. Dia pergi, dan tak pernah kembali.

Khawatir dengan nasib keduanya, relawan gabungan pun menggelar pencarian pada Minggu malam, 28 Januari. Himawan berhasil ditemukan di Pos 9 dan dievakuasi dalam kondisi lemas pada Selasa (30/12). Sementara pencarian untuk Syafiq harus berlanjut, hingga berakhir tragis di jurang itu.


Halaman:

Komentar