Operasi pencarian dan penyelamatan di Gunung Slamet akhirnya berakhir dengan kabar duka. Tim SAR Gabungan berhasil mengangkat jasad Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki berusia 18 tahun asal Magelang itu, dari dasar jurang yang curam. Lokasinya cukup terjal, sekitar 20 meter di bawah.
Menurut Kepala Basarnas Semarang, Budiono, titik temu korban ternyata berada jauh dari jalur pendakian awalnya. Syafiq ditemukan di sisi selatan lereng Gunung Malang, persisnya di jalur yang mengarah turun ke Basecamp Gunung Malang. Padahal, saat memulai pendakian, dia mengambil rute yang berbeda sama sekali.
“Lokasi jatuhnya Ali berada di sisi selatan lereng pada jalur turun menuju basecamp Gunung Malang. Itu bukan jalur yang digunakan korban saat mendaki karena Ali naik melalui Basecamp Dipajaya,”
ujar Budiono, Kamis (15/1).
Dia melanjutkan, proses evakuasi berjalan dengan susah payah. Dengan kondisi medan yang berat, personel gabungan bekerja sama menggotong jenazah siswa kelas XII SMAN 5 Magelang itu kembali ke Basecamp Gunung Malang di Kabupaten Purbalingga.
“Alhamdulillah Kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah untuk dikenali,”
tuturnya. Ada sedikit kelegaan di tengah kesedihan, karena setidaknya identifikasi bisa dilakukan segera.
Artikel Terkait
Seohyun dan Taecyeon Bikin Penonton Tak Move On dari The First Night with the Duke
Pengacara Eggi Sudjana Ungkap Syarat Berat di Balik SP3 Kasus Ijazah Jokowi
Di Balik Goyangan dan Lagu, Kisah Abah Rudi Bertahan Hidup di Simpang Dago
Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation, Berapa Gajinya?