Selasa lalu, 13 Januari 2026, jagat media sosial kembali riuh. Kali ini, sorotan tajam diarahkan pada kesenjangan yang kian menganga. Bang Edi, lewat akun X-nya @BangEdiii, melemparkan pernyataan yang langsung menyentuh saraf paling sensitif publik.
"Coba bayangkan," tulisnya. "Sementara jutaan orang harus jungkir balik kerja delapan sampai lima belas jam cuma buat sekadar makan dan punya atap, di saat yang sama FufuFafa dan rapiamat meraup tambahan kekayaan enam miliar per hari."
Angka fantastis itu, menurut Bang Edi, bersumber dari seribu lebih 'dapur MG'. Hitung-hitungannya sederhana tapi mencengangkan: satu dapur bisa menghasilkan bersih enam juta sehari. "Sistem yang mantap...," sindirnya, menyisakan titik-titik yang berbicara lebih keras dari kata-kata.
Cuitan itu, jujur saja, bikin sesak. Membacanya seperti mendapat tamparan tentang realitas yang pahit. Betapa mirisnya nasib wong cilik di tengah gemerlap angka yang hanya menguntungkan segelintir orang.
Resonansi rasa kecewa itu pun merambat cepat. Banyak netizen yang merasa suaranya diwakili.
"Ya Allah ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ sakit hati sekali sy sbg rakyat. Yang semakin kaya lingkaran penguasa,"
Artikel Terkait
Gibran Sambangi Wamena, Siswa Keluhkan Daging Keras di Menu Bergizi Gratis
Pidato Berbahasa Inggris Siswa Bekasi Bikin Prabowo Terkesima di Peresmian Sekolah Rakyat
Dokter Tifa Klaim Akun Kaskus Fufufafa 99,9% Milik Gibran, Buktikan dengan Analisis Black Brain
KPK Geledah Kantor Perusahaan Terkait Dugaan Suap Pajak Rp75 Miliar