Untungnya, nilai universalnya diakui dunia.
UNESCO menetapkan kompleks ini sebagai Situs Warisan Dunia pada 1984. Sepuluh tahun kemudian, pengakuan itu diperluas hingga mencakup seluruh kawasan Pusat Bersejarah Córdoba. Pengakuan itu seperti pengingat: betapa pentingnya merawat tapak sejarah yang menyimpan banyak lapis cerita manusia.
Monumen ini bukan cuma tentang batu dan lengkungan. Ia adalah buku terbuka tentang kejayaan, pergolakan, dan pertemuan dua peradaban besar dalam satu atap. Sebuah mahakarya yang bisikannya masih terdengar sampai sekarang.
Artikel Terkait
Tanggul Jebol, Banjir Setengah Meter Rendam Puluhan Rumah di Baros
Iran di Ambang Jurang: Krisis Roti yang Berubah Jadi Pemberontakan
Indonesia Blokir Grok: Langkah Tegas Lawan Penyalahgunaan Deepfake
Gus Irfan Ingatkan Petugas Haji: Layani Jemaah, Bukan Cuma Nebeng Ibadah