Untungnya, nilai universalnya diakui dunia.
UNESCO menetapkan kompleks ini sebagai Situs Warisan Dunia pada 1984. Sepuluh tahun kemudian, pengakuan itu diperluas hingga mencakup seluruh kawasan Pusat Bersejarah Córdoba. Pengakuan itu seperti pengingat: betapa pentingnya merawat tapak sejarah yang menyimpan banyak lapis cerita manusia.
Monumen ini bukan cuma tentang batu dan lengkungan. Ia adalah buku terbuka tentang kejayaan, pergolakan, dan pertemuan dua peradaban besar dalam satu atap. Sebuah mahakarya yang bisikannya masih terdengar sampai sekarang.
Artikel Terkait
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data
Imsak di Banjarmasin Pukul 05.04 WITA, Subuh 05.14 WITA
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Medan: Imsak Pukul 05:12 WIB
Atap Perpustakaan SD di Bondowoso Ambruk, Seluruh Koleksi Hancur